Terduga Pelaku Penikaman di Saitagaramba Diamankan, Motif Masih Didalami

 Terduga pelaku menjalani pemeriksaan di Polres Nias



NIAS-Tim personel Sat Intelkam Polres Nias  telah mengamankan seorang pria yang diduga melakukan penikaman dengan sebilah pisau. Terduga pelaku berinisial JG (37). Dia diamankan di Dusun III Hilindruria Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, Senin (7/3/2022) sekitar pukul 19.30.


Penikaman itu menyebabkan Syukur Jaya Gori (26), warga Desa Saitagaranba, Kecamatan Sogaedu, Kabupaten Nias, Sumatera Utara meninggal dunia.

Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan melalui Paur Humas Aiptu Yadsen Hulu mengatakan, polisi telah mengamankan terduga pelaku dan pengembangan masih berlangsung. "Benar, terduga pelaku telah diamankan," katanya, Selasa (8/3/2022) melalui WhatsApp.

Dikatakannya, berbagai upaya yang dilakukan Polres Nias dalam memburu terduga pelaku penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia. "Petugas juga melakukan pendekatan dengan pihak keluarga terduga pelaku," ungkapnya. 

Dikatakannya, personel Sat Intelkam Polres Nias yang dipimpin oleh KBO Sat Intelkam, Iptu Yafao Lase bersama dengan lima personil lainnya melakukan penangkapan pelaku.

"Motif masih kita dalami. Masih dilakukan pemeriksaan terhadap terduga maupun terhadap saksi-saksi," jelas Yadsen Hulu.

Diberikatan sebelumnya, seorang pemuda warga Desa Saitagaranba, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias meninggal dunia akibat ditusuk dengan sebilah pisau, Minggu (6/3/2022) sekira pukul 22.30.

Pemuda itu bernama Syukur Jaya Gori (26). Dia ditikam, tepatnya pada sebuah warung di Dusun II Desa Saitagaramba, Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias.

Kapolsek Gido, Iptu A. Hidayat menerangkan, setelah mendapatkan informasi tentang itu, personel Polsek Gido bersama Sat Reskrim Polres Nias berangkat menuju TKP (tempat kejadian perkara).

Setelah sampai di TKP, polisi melakukan olah TKP, kemudian jasad korban dibawa ke Puskesmas Gido untuk dilakukan pemeriksaan serta untuk keperluan visum.

“Kita mendapatkan luka tusuk di dada dan tangan korban. Korban dibawa ke Puskesmas Gido untuk dilakukan pemeriksaan medis untuk keperluan visum, " Iptu A. Hidayat. (YAMONI)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama