Ada Jejak Harimau, Wakil Wali Kota Solok Minta Warga Waspada


Wakil wali kota bersama BKSDA pasang kerangkeng guna menjebak harimau



KOTA SOLOK- Seekor sapi warga ditemukan mati dengan bekas luka serangan hewan buas di Nagari Kuncir, Kecamatan X Koto Diateh, Kabupaten Solok, Kamis (7/4/2022). Sapi itu milik Maralis alias Mak Itam.

 

Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam /BKSDA, BPBD, Ketua RT, pemuda serta warga melakukan pemasangan kerangkeng jebakan guna menangkap harimau Sumatra (panthera tigris Sumatrae), Sabtu (09/04/2022) malam di Transad, Kelurahan Kampung Jawa.

Ramadhani mengungkapkan, dia bersama BKSDA memantau perjalanan yang diduga harimau Sumatera tersebut kerena telah meresahkan masyarakat beberapa hari belakangan. Pemantauan dilakukan malam hari karena menurut BKSDA karakter harimau Sumatera beraktivitasnya di malam hari.

Sesuai standar penindakan satwa dilindungi tim bersama BKSDA telah melakukan pemasangan kamera pemantau dan kerangkeng jebakan yang dipantau setiap malam dengan pancingan seekor kambing.

Wakil wali kota ucapankan terimakasih atas kerjasama masyarakat sekitar yang ikut membantu dan pada Taufik Rusli atas sumbangan kambingnya. "Semoga inyiak balang ini sudah kembali masuk ke hutan sesuai dengan habitatnya," kata dia.

Sebelumnya, warga di kawasan Transad, Kota Solok juga digegerkan dengan penemuan jejak harimau.  Keberadaan jejak itu diketahui Rabu (6/4/2022) sore. Polres Solok Kota dan tim BKSDA Sumbar juga sudah turun ke lokasi. “Untuk memastikan keamanan warga, sementara waktu, diminta pada warga untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di ladang,” imbau wakil wali kota. (SIS)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama