Cegah Corona Saat Perayaan Idul Fitri, Pemkab Dirikan Posko di Pintu Masuk Tanah Datar

 Bupati Tanah Datar ikuti rakor secara virtual


BATUSANGKAR-Guna mencegah penyebaran virus corona saat perayaan Idul Fitri, Pemkab Tanah Datar akan mendirikan posko di tiap pintu masuk ke kabupaten itu. Semua pihak tetap diminta patuh dengan protokol kesehatan, kendati kasus Covid-19 terus melandai.


Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi kepala organisasi perangkat daerah terkait, Minggu (17/4/2022) ikuti rapat koordinasi pembahasan perkembangan kasus Covid-19 dan evaluasi PPKM di luar Jawa dan Bali secara virtual di Gedung Indojolito. 

Rakor dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto tersebut juga diikuti secara virtual Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB, Mayjen Suharyanto, Wamen Keuangan, Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri, Sekjen Dikbud Kemendikbud Ristek serta para gubernur, bupati dan walikota di luar Jawa dan Bali. 

Rakor tersebut digelar dalam rangka untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat perayaan Idul Fitri tahun ini serta untuk untuk meningkatkan capaian vaksinasi bagi masyarakat sehingga tercipta kadar antibodi masyarakat. 

Bupati Eka Putra usai mengikuti rakor menyampaikan, dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama perayaan Idul Fitri tahun ini, Pemkab Tanah Datar akan tetap membuka posko pelayanan kesehatan di seluruh wilayah terutama di pintu-pintu masuk ke daerah ini. 

Terkait masih rendahnya capaian vaksinasi booster yang saat ini baru mencapai angka 8,6 persen, kepada dinas kesehatan juga dimintakan laporan, terutama untuk pegawai negeri yang belum melakukan vaksin booster, setelah itu baru kepada masyarakat secara umum. 

"Kita akan cek datanya, kalau ada pegawai yang belum vaksin booster akan segera kita lakukan vaksinasi untuk mereka. Pegawai itu harus menjadi contoh bagi masyarakat lainnya," kata bupati yang dikutip dari Prokopim Setda Tanah Datar.

 Kepala Dinas Kesehatan Yesrita Zedrianis menyebutkan,capaian vaksinasi di Tanah Datar untuk dosis pertama sudah mencapai 82 persen, sementara untuk dosis 2 sudah 62 persen. (*)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama