Kabid Humas Polda Papua Minta Warga Jangan Main Hakim Sendiri

Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal 


JAYAPURA-Kepolisian Resor Jayapura tangani dugaan penganiayaan terhahap salah satu warga di Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Papua yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang, Sabtu (9/4/2022).


Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, dugaan penganiayaan itu terjadi karena kecurigaan warga kampung terhadap korban YK yang dicurigai melakukan praktik ilmu hitam (santet).

“Penganiyaan itu terjadi pada Sabtu, 9 April 2022 sekitar pukul 14.00 WIT yang diduga dilakukan warga. Kasus ini dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Jayapura,” kata Ahmad Musthofa Kamal, Senin (11/4/2022).

Kamal menjelaskan kronologis dugaan penganiayaan itu berawal ketika salah satu warga sekitar pukul 13.00 WIT sehabis mengambil air di kali untuk dibawa ke rumahnya. Sampai di rumah, ia merasa pusing, mual dan sesak nafas hingga tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.

“Kemudian keluarganya dan warga diduga melakukan penganiayaan terhadap korban karena dicurigai anggota keluarganya itu meninggal karena korban," katanya.

Kamal menyesalkan atas kejadian ini, tidak seharusnya warga main hakim sendiri terhadap seseorang.  “Kejadian ini seharusnya tidak terjadi, jangan main hakim sendiri, ada hukum di negara ini. Mari kita hargai dan kita tegakkan,” katanya. (farid)







Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama