Kejaksaan Negeri Solok Selamatkan Aset Pemko Rp4 Miliar Lebih


Wali kota rapat bersama forkopimda. 


KOTA SOLOK- Wali Kota Zul Elfian Umar serahkan piagam penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Solok, Feni Nilasari di ruang rapat wali kota, Selasa (12/4/2022). Penghargaan diberikan karena jajaran kejaksaan telah menyelamatkan aset pemerintah kota.


Kejaksaan Negeri melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara berhasil melakukan penyelamatan aset daerah Rp4.134.620.380. Zul Elfian menyebutkan, pemberian piagam penghargaan merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih pemerintah daerah kepada kejaksaan. ”Terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Solok yang telah berperan aktif terhadap penyelamatan aset daerah,” kata Zul Elfian.

Dalam pertemuan itu, Zul Elfian Umar sekaligus pimpin rapat koordinasi bersama forkopimda membahas tentang langkah yang perlu diambil dan dipersiapkan dalam menjaga kondusivitas selama bulan puasa dan menyambut Idul Fitri 2022.

Pokok bahasan dalam pertemuan itu, antara lain mengenai kesiapan aparat keamanan dalam menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam beribadah. Polres Solok Kota telah mengambil langkah-langkah antisipasi dengan menempatkan sejumlah personel di titik-titik lokasi yang dianggap berpotensi rawan seperti tempat ibadah, jalan-jalan utama serta ruang-ruang publik. 

Membantu tugas-tugas polri, unsur TNI dan pemerintah kota melalui Dinas Perhubungan dan Satpol PP terus melaksanakan tugas pengamanan bersama dan rutin melakukan koordinasi antar instansi terkait. Hal ini diharapkan memberikan efek positif dan rasa tenang di masyarakat. Pemerintah Kota Solok bersama unsur forkopimda akan terus memantau situasi dan kondisi pasar. 

Ketua Pengadilan Negeri Novrida Diansari juga izin berpamitan kepada seluruh unsur forkopimda karena akan berpindah tugas ke Semarang nantinya. 

Ia akui, Solok merupakan kota yang nyaman untuk ditempati, masyarakatnya yang ramah. “Terima kasih atas kerjasama kita semua selama ini, mohon maaf jika selama berada di sini, saya salah kata dan perilaku yang membuat tidak nyaman," katanya. (SIS)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama