Kejati Papua Buru Puluhan DPO


 Nikolaus Kondomo


JAYAPURA-Kejaksaan Tinggi Papua memburu puluhan warga yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tak mudah mencari warga yang terjerat dalam berbagai tindak pidana itu, namun jajaran Kejati tak patah semangat.


"Sejumlah terpidana kini semuanya dalam proses penyelidikan keberadaannya. Bukan perkara mudah menangkap satu persatu. Bahkan, ada yang baru tertungkap setelah menunggu hampir 11 tahun. Kinerja intelejen didorong lebih tajam," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, Nikolaus Kondomo, Senin (4/4/2022).

Dia meminta para DPO untuk menuntaskan semua putusan pengadilan. “Saya mengharapkan kepada seluruh terpidana yang menjadi DPO segera menyerahkan diri, sebab tak ada tempat untuk berlindung,” tegas Nikolaus.

Dia menegaskan, mengingat semua database terpidana semua sudah terekam teknologi IT, sehingga kemana saja bergerak satu saat akan terpantau, sehingga ia meminta lebih baik menyerahkan diri.  “Tak ada tempat lagi bagi mereka, itu lebih baik ketimbang kami menangkap, sebab bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia menyatakan dengan kesadaran sendiri, silahkan datang agar segera dilakukan eksekusi untuk selanjutnya diserahkan ke Lapas untuk menjalankan pidananya. 

Ditambahkan Asintel, Erwin Purba, jumlah DPO saat ini 29 orang dan baru satu yang berhasil ditangkap. 

“Kami pastikan Tim Tabur (tangkap buron) bekerjasama dengan seluruh tim intelejen dari Kejaksaan Agung dan dan kami akan terus mengejar, sehingga kami sarankan untuk sebaiknya menyerahkan diri,” tutupnya. (farid)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama