Mahasiswa Dharmasraya Ajukan 10 Tuntutan, Hanya Tujuh Anggota DPRD yang Ikut Tanda Tangan

 Mahasiswa berdemo dan menyampaikan tuntutan di DPRD Dharmasraya



DHARMASRAYA-Ratusan mahasiswa demo di DPRD Dharmasraya, Senin (11/4/2022). Mereka mengusung 10 tuntutan yang mesti didengar pemerintah. 


Aksi demo memprotes kenaikan harga Pertamax dan minyak goreng serta sembako. Ratusan mahasiswa terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi kepemudaan (OKP) Dharmasraya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dharmasraya. Peserta demo melakukan long march dari Sport Center Dharmasraya Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru menuju ke DPRD Dharmasraya.

Mahasiswa ditemui Ketua DPRD Dharmasraya Pariyanto, Wakil ketua I DPRD, Adi Gunawan, Salman, Sasmi Erli, Irmon, Ampera Labuan Basa dan Yulindo.

Koordinator aksi mahasiswa tersebut, Muhammad Hasbih, mengatakan, 10 tuntutan itu,menuntut pemerintah menstabilkan kembali harga minyak goreng yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dalam mendapatkannya. Kedua, pemerintah harus mengusut tuntas para oknum-oknum penimbun minyak goreng.

Ketiga, menuntut pemerintah memberikan penjelasan terhadap data BBM yang dibutuhkan per daerah. Secepatnya memberikan kembali informasi kepada masyarakat dalam waktu 2×24 semenjak tuntutan ini ditanda tangani. Keempat, menuntut DPRD untuk mendorong Bupati Dharmasraya untuk membentuk tim supervisi dikawal mahasiswa Dharmasraya untuk mencari tahu siapa saja pelaku kecurangan dalam perdagangan minyak goreng.

Kelima, menuntut pemerataan kebutuhan BBM di Dharmasraya. Keenam, menuntut pengawasan lebih lanjut jika terjadi penimbunan BBM jenis solar.

Ketujuh, menolak penuh terhadap kenaikan harga BBM jenis Pertamax. Kedelapan, meminta wali nagari untuk tidak ikut mendeklarasikan tentang Jokowi tiga periode. Kesembilan, meminta Presiden Jokowi untuk memecat empat menteri yang membuat propaganda presiden tiga periode.

Kesepuluh, menuntut pembentukan tim pengawasan mengenai pupuk bersubsidi. Hasbih menerangkan, kesepuluh tuntutan mahasiswa hanya ditanda tangani tujuh anggota DPRD Dharmasraya dari 30 jumlah anggota dewan.

Ketua DPRD, Pariyanto atas nama unsur pimpinan dan anggota dewan mengucapkan terimakasih atas kedatangan mahasiswa yang telah menuangkan aspirasi atas nama masyarakat di gedung DPRD. 

“Kita berharap apa yang telah dituangkan dan kita sepakati bersama dan sama-sama kita tanda tangani di atas materai, akan kita teruskan dan sampaikan. Semoga hal tersebut dapat dipahami dan disikapi dengan baik,” ujar Pariyanto. 

Aksi mahasiswa dikawal ketat oleh anggota Polres Dharmasraya bersama anggota Kodim 0310/SSD, anggota Brimob Kompi III Dharmasraya dan Satpol PP dan Dinas Perhubungan. 

Aksi berjalan aman dan tertib serta kondusif sejak awal hingga selesai. Ratusan mahasiswa tersebut dikawal kembali oleh anggota polres menuju Sport Center Dharmasraya dan membubarkan diri. (eko)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama