Pansus DPRD Sumut Kunker ke Asahan

 Sekda Asahan terima kunker Pansus DPRD Sumut



ASAHAN-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, John Hardi Nasution menerima kunjungan kerja Pansus DPRD Provinsi Sumatera Utara di Kabupaten Asahan, Selasa (5/4/2022).


Tim Pansus DPRD diketuai Zeira Salim Ritonga disambut Pemerintah Kabupaten Asahan di aula melati kantor bupati.

Bupati yang diwakili Sekda John Hardi Nasution, mengatakan Undang-Undang Nomor 39/2014 tentang Perkebunan dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98 tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan mewajibkan setiap perusahaan perkebuban untuk melakukan kewajibannya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Salah satunya adalah dengan melakukan kemitraan dalam bentuk plasma perkebunan atau dalam bentuk memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat dengan ketentuan luas minimal 20 persen dari total luas areal kebun yang diusahakan sesuai dengan hak guna usaha perkebunan (HGU) atau izin usaha perkebunan yang diperoleh (IUP).

Sekda mengatakan, semua pihak tentu sudah memahami segala macam bentuk mekanisme dalam penerapan dan perwujudan kewajiban ini, karena regulasinya cukup jelas tentang mekanisme pelaksanaan yang harus dilakukan. Baik itu kaitannya tentang kriteria luas lahan, kriteria petani, kriteria lokasi bahkan sampai mekanisme administrasi seperti yang tertuang didalam Permentan 98/2013 dan regulasi-regulasi yang berhubungan tentang pola-pola kemitraan yang bisa diterapkan.

Sekda mengatakan, membangun kerjasama antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat tentu bukan persoalan bagi-bagi tanah secara cuma-cuma dan tanpa arah untuk kepentingan perorangan atau kelompok, ruh dari kewajiban ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar areal lokasi kebun dengan konsep kemitraan, mencegah terjadinya kesenjangan sosial dan membangun keharmonisan antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat sekitar, sehingga potensi konflik kepentingan konflik-konflik lainnya bisa semakin diperkecil bahkan dihilangkan.

Ketua Pansus DPRD Zeira Salim Ritonga mengatakan, kunker ini dalam rangka pembahasan plasma perkebunan dan peremajaan sawit rakyat (PSR) di Asahan. Tujuannya agar masyarakat sekitar perkebunan dapat merasakan kehadiran dan manfaat dari perusahaan tersebut. (Yg)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama