Sabar tak Menyangka, Rupanya Gubernur yang Datang


Singgah Sahur di Sungai Lundang, gubernur salurkan bantuan untuk warga pra sejahtera


PADANG-Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi datangi rumah yang didiami keluarga pra sejahtera. Bukan sekadar singgah, gubernur juga serahkan bantuan untuk bedah rumah.


Sabar Amad seolah tak percaya, Senin (4/4/2022) dinihari menjelang subuh, sekira pukul 04.00, ia dibangunkan orang nomor satu di Sumatera Barat. 

Warga yang didatangi gubernur itu tinggal di Kampung Baru Koto Nan Ampek, Jorong Sungai Lundang, Nagari Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan.

Kedatangan gubernur beserta rombongan ke rumah mantan kepala kampung selama tiga periode itu, yang diuji dengan penyakit stroke, dalam rangka kegiatan Singgah Sahur yang biasa dilakukan gubernur setiap Ramadhan.

Melalui program Singgah Sahur yang sudah dilakukan gubernur sejak masih menjabat sebagai Wali Kota Padang itu, Mehyeldi bersama tim akan berkunjung ke rumah masyarakat yang tidak mampu dan santap sahur bersama mereka.

Sebelum santap sahur, Mahyeldi menanyakan langsung bagaimana kondisi Sabar yang saat ini tinggal sendirian di rumah peninggalan orangtuanya itu. Kondisi rumah berdinding kayu yang lapuk dan atapnya dari rumbia banyak yang bocor.

Karena penyakit yang dideritanya, ucapan Sabar tidak begitu fasih, tapi ia tampak senang dan bersemangat dengan kehadiran gubernur.

"Ondee gubernur awak tibo ruponyo. Kondisi awak iyo bantuak ikolah," ujar Sabar, terbata-bata.

Usai berbincang, gubernur dan Sabar beserta rombongan kepala-kepala OPD di lingkup pemprov yang tergabung dalam tim Safari Ramadhan gubernur, menikmati sahur bersama. Gubernur bahkan membantu Sabar yang tampak kesulitan karena hanya bisa menggerakkan sebelah tangannya saja.

Setelah itu, menjelang masuk waktu subuh, gubernur menyalurkan secara simbolis bantuan dari Baznas Sumbar untuk Sabar Rp25 juta untuk rehab rumah tidak layak huni.

"Alhamdulillah, melalui Baznas Sumbar kita bantu Pak Sabar dan mudah-mudahan jelang lebaran sudah bisa selesai rehab rumahnya. Sehingga bisa berlebaran dengan kkndisi rumah yang layak. Apalagi beliau sebagai mantan kepala kampung tiga periode, mudah-mudahan banyak masyarakat yang akan turut membantu," harap Buya Mahyeldi.

Selain itu, melalui Baznas Sumbar juga, Mahyeldi minta supaya dicarikan terapis untuk mengobati Pak Sabar, dengan harapan bisa pulih serta beraktivitas kembali dan beribadah dengan lebih baik.

Wali nagari setempat, Nazaruddin, mengpresiasi kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh gubernur dan Baznas, atas perhatian pada Sabar.

Perwakilan Baznas Sumbar, Busral, menyampaikan rehab rumah tidak layak huni memang sudah menjadi program khusus di Baznas mengingat banyaknya masyarakat yang kurang mampu dan hidup pra sejahtera. (Dinas Kominfotik Sumbar)





Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama