Terkait Penikaman di Lapangan Merdeka, Ini Keterangan Penasihat Hukum

 Eman Syukur Harefa


GUNUNGSITOLI-Terkait dengan penikaman di Lapangan Merdeka, Kota Gunungsitoli, beredar informasi kalau ada oknum polisi yang menghalangi warga yang hendak melerai pertengkaran warga. Lantaran dihalangi, terjadilah penikaman.


Ada saksi yang menyebut, ada oknum yang menghalangi warga yang hendak melerai. Oknum itu disebut-sebut menakut-nakuti warga. Persoalan itu diluruskan oleh penasihat hukum dari keluarga oknum yang disebut-sebut telah menghalangi itu. Penasihat hukum tersebut, Eman Syukur Harefa.

Oknum yang disebut-sebut menghalangi itu berinisial BZ. 

Eman Syukur menyatakan, ada pengakuan saksi yang menyatakan ada oknum yang menghalangi. Pengakuan itu disebut Erman Syukur Harefa sebagai tuduhan tak berdasar. "Klien saya tak ikut campur dalam urusan tersebut. Tidak benar ada upaya menghalangi warga yang hendak melerai," kata dia, Jumat (1/4/2022).

Diberitakan sebelumnya, penikaman terjadi terhadap Dede Syukri Guci (40). Dia warga Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Beredar pula  informasi, kalau oknum itu mengeluarkan senjata untuk menghalangi saksi yang akan melerai pertengkaran.

"Terkait apa yang disampaikan saksi, itu merupakan tudingan tanpa bukti," kata Eman Syukur Harefa.

Dikatakannya, tuduhan tentang adanya keterlibatan oknum dalam kasus perkelahian di Lapangan Merdeka tersebut merupakan tuduhan yang tidak mendasar dan hanya membangun opini serta untuk membunuh karakter kliennya.

"Sebelumnya BZ tidak mengetahui  perkelahian di Lapangan Merdeka dan BZ pada waktu itu sedang antre di ATM," tegasnya.

Eman menyebutkan, BZ saat itu mengetahui setelah diberitahu berinisial YT dan selanjutnya BZ datang menghampiri kedua belah pihak yang sedang berkelahi sambil melerai dan perkelahian itu pun berhenti.

Menurut saksi YT yang kebetulan berada di lokasi, kejadian tepatnya di samping Lapangan Merdeka. "Pertengkaran tersebut dilerai oleh BZ," kata dia.

Dia menambahkan, waktu kejadian itu, BZ datang menghampiri yang warga sedang berkelahi.  "BZ melerai, sehingga perkelahian tersebut berhenti. Kalau tidak ada BZ, mungkin kita tidak tahu apa yang akan terjadi," katanya. (YAMONI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama