Terlambat Pasang Baliho, Kades Sisobahili I Tanoseo Dinilai Kurang Transparan


 Baliho Dana Desa 2021 yang dipampang pada 2022



NIAS-Kades Sisobahili I Tanoseo terlambat memasang baliho tentang anggaran Dana Desa. Baliho yang berisikan pengumuman penggunaan anggaran 2021, dipasang di 2021. Namun, baliho baru dipasang di tahun ini, setelah BPD setempat mempertanyakan baliho. Artinya, kepala desa terlambat memasang baliho itu.


Keterlambatan pemasangan baliho itu bertentangan dengan Undang-undang Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kepala Desa Sisobahili I Tanose'o, Feriaman Zendrato saat dikonfirmasi melalui  WhatsApp enggan berkomentar soal itu.  "Maaf, saya sibuk gak ada kesempatan untuk berkomentar dulu," katanya, Kamis  (31/3/2022).

Bagi masyarakat, pengumuman itu penting. Kepala desa diduga kurang transparans terhadap publik dalam pengelolaan anggaran dana desa (DD). Salah seorang warga setempat mengatakan, jika plang informasi kegiatan tersebut tidak terpasang, maka masyarakat tidak tahu berapa jumlah biaya serta anggaran dan peruntukannya.

"Itulah pentingnya pembuatan baliho agar masyarakat tidak salah paham atau curiga terhadap kegiatan aparatur desa," kata warga itu.

Dia menambahkan, warga desa heran, kenapa baliho pengelolaan dana desa anggaran 2021 baru dipampang di 2022. "Ini sesuatu yang aneh," kata dia.

Ketua BPD setempat, Samabudi Zendrato  menjelaskan, pemasangan baliho APBDesa 2021 di Desa Sisobahili I Tanose'o, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias berdasarkan hasil temuan tim BPD sehingga baru dipasang pada 22 Maret 2022, atau sehari setelah BPD meminta keterangan kepada kepala desa tentang Pengelolaan Keuangan Desa 2021.

"Jadwal pemasangan baliho tersebut melanggar aturan," katanya. (YAMONI)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama