Hadiri Batagak Panghulu Suku Koto Nan Baranam, Wagub Minta Sinergi Bangun Nagari

Wagub bersama tokoh masyarakat Padang Panjang


PADANG PANJANG-Masyarakat Kelurahan Sigando Kecamatan Padang Panjang Timur, Padang Panjang, khususnya suku Koto Nan Baranam menggelar batagak panghulu Datuak Bagindo Sati, Jumat (13/5/2022).


Wakil Gubernur Audy Joinaldy Datuak Rajo Pasisia Alam mengucapkan selamat kepada Irjen Pol. Angesta Romano Yoyol yang diamanahkan menjadi pemangku adat dengan gelar Datuak Bagindo Sati semoga dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.

"Kami ucapkan selamat, kepada Bapak Irjen Angesta Romano Yoyol M beserta keluarga besar semoga mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan mampu menjaga sumpah sebagai Datuak Bagindo Sati," ucap Audy Datuak Rajo Pasisia Alam. 

Wagub Audy minta gelar datuak bisa dimaknai secara mendalam bagaimana peran penting seseorang yang diberi gelar datuak.  Datuak merupakan gelar adat tertinggi di Minangkabau. Seseorang ketika sudah diangkat menjadi datuak oleh suku atau kaumnya ditempatkan pada posisi yang terhormat dan mempunyai tanggung jawab yang cukup besar terhadap anak kemenakan dan kaumnya.  Sebagai pemimpin adat, seorang datuak wajib hukumnya mengetahui dan mengerti serta memahami nilai-nilai adat. 

Wagub mengajak niniak mamak, cadiak pandai, alim ulama, bundo kanduang, paga nagari dan semua pihak untuk semakin bersinergi membangun daerah. Menurutnya sinergitas tungku tigo sajarangan ditambah bundo kanduang dan generasi muda merupakan kunci dalam menggali potensi di nagari.

"Marilah kita saling bersinergi dan bekerjasama dalam membangun daerah kita. Saya yakin setiap nagari memiliki potensi masing-masing yang bisa dikembangkan ke depan," katanya. 

Menurutnya, datuak mempunyai tanggung jawab yang besar. Datuak wajib hukumnya mengetahui dan mengerti serta memahami nilai-nilai adat. Layaknya ulama yang juga harus paham akan nilai-nilai agama.

"Maka dari itu, momentum malewakan panghulu pada hari ini kita maknai secara mendalam bagaimana peran penting seorang panghulu yang diberi gelar Datuak sebagai pemimpin adat tertinggi di Minangkabau," terangnya. 

Wagub Sumbar berharap pemangku adat dapat menjadi teladan dan pelindung bagi kaumnya di tengah tantangan era globalisasi yang mengancam akhlak anak kemenakan. (DINAS KOMINFOTIK SUMBAR)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama