Polda Riau Menangkan Praperadilan


 Sidang putusan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Pekanbaru



PEKANBARU-Polda Riau memenangkan gugatan praperadilan yang dilayangkan pemohon Jumadi. Hal itu diputuskan Hakim Salomo Ginting dan panitera pengganti Irene Maiyerti pada sidang ke-7 yang digelar Selasa (10/5/2022) di Pengadilan Negeri Pekanbaru.


Dalam amar putusannya, Hakim Salomo Ginting secara tegas menyatakan menolak permohonan seluruhnya dari pemohon dan membebaskan dari beban biaya perkara.

Jumadi menggugat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kapolda, Kabareskrim hingga Kapolri sebagai tergugat I,II,III dan IV atas penetapan dirinya sebagai tersangka dalam perkara, dugaan tindak pidana penipuan dan atau pemberian laporan palsu sebagaimana dimaksud Pasal 378 dan Pasal 220 KUH Pidana.

Hakim menyatakan, gelar perkara yang dilakukan termohon sudah sah menurut Perkap Nomor 6/2009 terhadap penyidikan pidana. Kemudian alat bukti yang digunakan sebagai alat bukti perdata, bukan merupakan kewenangan  hakim praperadilan untuk memutuskan, namun menjadi kewenangan hakim pada pokok perkara. 

Hakim menyatakan pula, alat bukti tersebut punya relevansi dengan dugaan tidak pidana yang disangkakan, sehingga hakim memutuskan penetapan tersangka yang dilakukan termohon sudah berdasarkan dua alat bukti yang sah yang diperoleh dalam proses penyidikan. 

Dalam sidang tersebut, pihak pemohon diwakili kuasa hukumnya dari Law Fitm Yk and Partner, sedangkan termohon diwakili kuasa hukum dari Bidang Hukum Polda Riau, Janis H Simamora dan tim.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto mengatakan pihaknya bekerja secara profesional dan proporsional dalam menangani setiap perkara termasuk dalam hal penetapan tersangka.

“Penyidik bekerja sesuai aturan hukum dalam setiap penanganan perkara, profesional dan proporsional, sehingga kita siap menghadapi gugatan. Hakim telah memberikan keputusan dan menolak gugatan seluruhnya, artinya proses penyidikan yang kita lakukan sudah om the track,” ujar Narto. (ES)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama