Riza Falepi: Pilihlah Kepala Daerah yang Bertanggung Jawab, Kalau Tidak...

Wali kota saksikan serah terima jabatan Ketua Dewan Pengurus Korpri Payakumbuh


PAYAKUMBUH-Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan apel pagi bersama pasca libur dan cuti  Idul Fitri di halaman balai kota, Senin (9/5). Apel itu diikuti Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, Sekda Rida Ananda dan lainnya.


Dalam apel itu juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dewan Pengurus Korpri Payakumbuh oleh Asisten III Amriul Dt. Karayiang yang purna tugas alias pensiun, serta silaturahmi halal bihalal bersama pejabat administrator dan pengawas, lurah, kepala puskesmas, serta kepala sekolah.

Riza Falepi menyampaikan kalau jabatannya sebagai wali kota tak lama lagi berakhir. Tinggal beberapa bulan saja lagi. Dia berpesan kepada aparatur sipil negara (ASN) kalau pengabdian mereka lebih panjang dari seorang kepala daerah.

"ASN bekerja dan pensiun di pemda ada yang bekerja selama 20 hingga 30 tahunan lamanya, beda dengan kepala daerah yang maksimal 10 tahun atau dua periode saja," kata Riza.

Dia mengapresiasi semangat jajarannya yang selalu menunjukkan kinerja baik, kantor menjadi rumah kedua, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang mereka harus bekerja di sana. Riza berharap jajarannya bisa nyaman bekerja karena  sudah disediakan kantor dengan dibuatkan kantor bagus.

"Setelah punya kantor baru, jangan pula dibiarkan seperti kandang kambing atau sapi yang kotor dan jorok, apalagi toiletnya tak dibersihkan, malu kita," kata Riza.

Wali kota menerangkan saat ini kawasan perkantoran di Padang Kaduduak mungkin lanscapenya belum senyaman seperti di balai kota, namun dia berharap ini bisa diselesaikan. Riza menitipkan lanscape-nya agar jangan dibiarkan terbengkalai.

"Jangan ada lagi dinas yang menumpang maupun kepala dinas berkantor di tempat tidak layak, kalau masih ada kekurangan di kantor saat ini silahkan bicara dengan saya selama saya masih menjabat," tegasnya.

Riza menambahkan, kantor dinas yang representatif merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, pemerintah harus melayani orang dengan baik, Indonesia sudah 70 tahun merdeka, jangan ada lagi pelayanannya seperti masa di awal kemerdekaan.

"Untuk anggaran sendiri, kita di ukuran nasional biasa-biasa saja dibandingkan dengan pemda kota/kabupaten lain, tapi dengan dana yang ada itu kita cukup-cukupkan asal kepala daerah tidak menuntut macam-macam, maka nanti setelah saya berakhir, pilihlah kepala daerah yang bertanggung jawab, kalau tidak maka rusak kota ini," katanya.

Wali kota mengatakan, konsep pelayanan yang diberikan kepada masyarakat adalah dengan kenyamanan. Riza mengoptimalkan ASN agar produktif, hal itu terbukti dengan Pemko Payakumbuh yang jarang melakukan pembukaan seleksi penerimaan ASN baru.

"Bukan saya anti menerima ASN, tapi dilihat kebutuhan yang mana, soalnya anggaran daerah sudah pasti terserap untuk operasional pegawai, gimana mau bangun sarana prasarana dan infrastruktur umum, apalagi dana perawatannya pula," tukuk Riza.

Yang dikhawatirkan Riza, apabila kedepannya Payakumbuh mendapatkan pemimpin yang dapat kerja enak saja, cuma duduk jadi kepala daerah namun kerjanya tak ada yang benar, aturan tak ada yang mengerti, bersikap bodo amat, rumitnya urusan ditanggung anak buah seluruhnya.

"Kita bersyukur, Payakumbuh termasuk daerah yang relatif baik, tunjangan pegawainya lumayan, lurah saja lebih tinggi dari camat di daerah tetangga. Untuk jadi kaya tak bisa dari jadi PNS, karena mereka sudah diukur, tapi terjamin masa tuanya dan sekolah anaknya," kata Riza. (AA)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama