Wali Kota Solok Paparkan Gebuk Sasuku di HUT Apeksi


Wali Kota Zul Elfian jadi narasumber di HUT Apeksi

KOTA SOLOK-Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar didapuk menjadi narasumber dalam rangkaian syukuran hari ulang tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-22 yang jatuh pada 25 Mei 2022 di Bandar Lampung, Jumat (27/5/2022).


Syukuran itu berlangsung selama empat hari, 26-29 Mei 2022. Wali Kota Zul Elfian Umar turut didampingi Ketua TP PKK, Zulmiyetti Zul Elfian Umar.

Rangkaian kegiatan syukuran Apeksi adalah seminar nasional, expo UMKM, lembaga donor dan mitra pembangunan. Selanjutnya, sepeda santai, kunjungan ke destinasi wisata dan sentra UMKM, serta workshop nasional.

Pembukaan expo di Graha Wangsa oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.

Siang harinya, dilakukan seminar nasional di Ballroom Hotel Novotel dan Wali Kota Zul Elfian Umar diberikan kehormatan menjadi salah satu narasumber pada kegiatan itu.

Zul Elfian menyampaikan tentang langkah yang diambil dalam mengatasi pembiayaan di daerah. Kota Solok merupakan kota beras serambi Madinah. Masyarakat dalam menjalankan usahanya masih banyak yang terjerat dengan rentenir, baik itu online maupun tidak. 

Guna menyelamatkan mereka dari jeratan rentenir, pemko mengambil tindakan dengan membentuk program Gebuk Sakuku (gerakan seribu koin untuk saudaraku yang tidak mampu) yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kekurangan modal.

Adapun program lainnya pendukung Gebuk Sasuku, Peras Sakuku (pengumpulan beras untuk saudaraku yang kurang mampu) bertujuan untuk masyarakat yang kesulitan dalam pemenuhan pangan. Lemkadiri (lembaga keuangan di rumah ibadah) bertujuan untuk membantu permodalan bagi rumah mesjid yang membutuhkan, Pekat Terbunting (pembiayaan bagi masyarakat yang terjerat bunga tinggi) bertujuan untuk membantu masyarakat yang terjerat rentenir maupun utang dengan bunga tinggi.

Gebuk Sakuku tersebut dikelola komisi percepatan penanggulangan kemiskinan di daerah yang langsung di bawah lurah. Mereka mengantarkan celengan ke rumah yang dianggap mampu, setiap bulan celengan diambil lagi. 

“Hasil celengan dibagikan kepada para penerima manfaat berupa modal kerja, uang tunai dan bentuk lain. Alhamdulillah setiap kelurahan menghasilkan Rp5 juta, ini cukup membantu masyarakat untuk berwirausaha, dan membantu masyarakat yang meminjam rentenir,” ujarnya. 

Saat prosesi syukuran HUT Apeksi itu, Wali Kota Zul Elfian Umar menyerahkan cinderamata kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. (SIS)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama