Banyak Perkara Narkotika Masuk Pengadilan Negeri Solok


Audiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri Solok


KOTA SOLOK-Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Solok koordinasi  dengan Ketua Pengadilan Negeri Solok. Pertemuan itu membahas pelaksanaan putusan rehabilitasi yang dibarengi dengan ketersediaan tempat rehabilitasi di wilayah hukum Kota Solok serta rencana pelaksanaan tes urine bagi seluruh pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Solok.


Selain Ketua Pengadilan Negeri, Raden Danang Noor Kusumo turut hadir dalam audiensi ini antara lain Kepala BNNK  Solok, AKBP  Saifuddin Anshori, Ketua DPC Media Online Indonesia (MOI) Cabang Kota Solok, Wahyu Yudistira, Sekretaris DPC MOI Hardean serta tokoh masyarakat, A Dt Rangkayo Basa. Pertemuan di di ruangan kerja Ketua Pengadilan Negeri  Solok, Selasa (28/6/2022).

Raden Danang Noor Kusumo menyebutkan, hampir separoh dari kasus yang masuk di pengadilan pada seluruh Indonesia salah satunya di Pengadilan  Negeri Solok adalah kasus narkoba.

Dia berharap ada kepastian dan ketersediaan dari BNNK Solok dalam penempatan tersangka penyalahgunaan narkotika ke dalam balai rehabilitasi, dan juga implementasi restorative justice bagi pecandu narkotika. 

Kepala BNNK Solok AKBP Saifuddin mengatakan, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kementerian PAN RB Nomor 50/2017 tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Perkusor Narkotika di Lingkungan Instansi  Pemerintahan, pimpinan baik di pusat maupun daerah melaksanakan tes urine kepada seluruh aparatur negara/pegawai termasuk calon aparatur sipil negara di lingkungan masing-masing instansi melalui koordinasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Narkotika Nasional Provinsi/Kabupaten/Kota.

"Seluruh komponen bangsa harus bergerak melindungi generasi bangsa dari jaringan pengedar narkoba. Selain itu perlu adanya edukasi atas dampak kesehatan dan implikasi hukum selain melakukan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi,” kata Saifuddin mengutip pidato Kepala BNN.

Ditambahkan Saifuddin, Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Petrus Reinhard Golose mengajak masyarakat untuk perang melawan narkotika. "Tantangan ke depan, permasalahan narkotika ini bukan hanya permasalahan BNN, tapi mwnjadi permasalahan semua," kata dia.

Ketua DPC Media Online Indonesia Kota Solok menyampaikan apresiasi kepada BNNK dan Pengadilan Negeri Solok serta  Wali Kota Solok  atas kepeduliannya  terhadap maraknya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (SIS)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama