Kajati Sumut Luncurkan Rumah Restorative Justice di Desa Subur

 Foto bersama setelah penandatanganan nota kesepahaman


ASAHAN-Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto beserta rombongan  kunjungi Kabupaten  Asahan. Kedatangan disamt Bupati Surya, Kepala Kejaksaan Negeri Dedyng Wibiyanto Atabay bersama forkopimda, sekdakab dan kepala OPD di rumah dinas bupati, Selasa (7/6/2022).


Kunjungan kerja Kajati Sumut didampingi Aspidsus Anton Delianto, Asbin Sufari, Kabag TU Rahmad Isnaini, dan Kasi Penkum Yos A Tarigan.

Usai ramah tamah, rombongan Kepala Kejaksaan Tinggi bersama bupati, kajari dan forkopimda menuju Kampung Subur, Kecamatan Air Joman  untuk melakukan meluncurkan rumah restorative justice.

Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara beserta rombongan di Desa Subur, Kecamatan Air Joman dalam rangka peluncuran rumah restorative justice.

“Pemerintah kabupaten mendukung  program restorative justice yang dilaksanakan peresmiannya kejati. Harapannya rumah restorative justice di Kampung Subur ini dapat juga hadir ke seluruh wilayah di Asahan,” ungkap bupati.

Kepala Kejaksaan Tinggi Idianto, mengatakan  peluncuran rumah restorative justice untuk menangani penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan. Hal itu sesuai dengan  Pasal 1 ayat 1 Peraturan Kejaksaan Nomor 15/2020.

Kejati menjelaskan, peluncuran ini juga dimaksudkan memberikan keadilan kepada masyarakat atas kasus kasus pidana yang sesungguhnya bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan tanpa melalui pengadilan akan tetapi diselesaikan dengan cara restorative justice.

Usai peluncuran, rombongan kejati, bupati dan forkopimda melanjutkan acara di kantor Kajari Asahan berupa penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan Kejaksaan Negeri tentang penyelamatan aset daerah dan optimalisasi pendapatan asli  daerah Asahan. (YG)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama