Kapolda Riau Kunjungi Dua Markas TNI di Kampar

 Kapolda disambut jajaran pimpinan dan anggota TNI di Kampar


PEKANBARU-Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal kunjungi dua markas komando TNI-AD di Kampar, Rabu (15/6/2022). Lokasi pertama, kapolda menyambangi Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0313/KPR. Kehadiran Jenderal bintang dua ini disambut hangat oleh jajaran personel TNI AD.


Mulai dari gerbang masuk, Irjen Iqbal sudah ditunggu personel Kodim 0313/KPR yang berjejer rapi. Selain mendapat sambutan penghormatan, kedatangan Iqbal juga diiringi nyanyian yel-yel selamat datang dan tepuk tangan, yang membuat suasana terasa gegap gempita.

Kapolda mengapresiasi sinergitas yang ditunjukkan jajaran TNI dan Polri, khususnya di Kampar. "Saya melihat auranya, bukan hanya simbolis, tetapi auranya sampai ke hati. Bagaimana teman-teman dari Kodim 0313/KPR dan Polres Kampar bergandengan tangan untuk melaksanakan tugas-tugas bersama saat ini, terdahulu dan seterusnya," ucap Iqbal.

Menurutnya, TNI dan polri, juga turut membangun hubungan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder, pemerintah kabupaten, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan termasuk jurnalis.

Ia yakin, sepanjang semuanya saling menguatkan dan saling melengkapi, dinamika apapun yang akan timbul di berbagai momentum akan bisa dikelola dengan baik. Ia berharap, soliditas dan sinergitas TNI dan polri ini, akan selalu terjaga sampai kapan pun.

Sebelum meninggalkan Kodim 0313/KPR, kapolda menuliskan pesan dan kesannya pada sebuah bingkai foto kenang-kenangan. Tulisan tangan itu berbunyi 'Saya bangga dengan Kodim 0313/KPR, ingat TNI-Polri adalah pilar penting NKRI. Jaga dan rawat selalu soliditas TNI-Polri di Kabupaten Kampar. Selamat bertugas'.

Dalam kunjungan ini, Iqbal juga memberikan tali asih berupa unit laptop dan sound system untuk mendukung pelaksanaan tugas.

Usai dari Kodim 0313/KPR, Irjen Iqbal melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti (BS).

Penyambutan terhadap Irjen Iqbal di sini, juga tak kalah hangatnya. Keakraban langsung begitu terasa. Terlebih, ada seorang prajurit yang memberikan penghormatan, ternyata satu kampung dengan Kapolda Riau, yakni dari Palembang, Sumatera Selatan.

"Saya sengaja menyapa, sahabat prajurit unggul, yang humanis, dalam membantu stakeholder di Kampar," katanya.

Di Markas Yonif 132/BS, Irjen Iqbal juga menyampaikan rasa bangganya dengan para prajurit. Ia merasa terhormat bisa menginjakkan kaki di markas Satuan Tempur Infanteri tersebut.

"Setidaknya Kapolda pernah ke sini dan menyampaikan kalimat bahwa satu kali lagi, saya bangga dengan prajurit 132/BS. Jaga dan rawat solidaritas serta sinergitas. TNI-Polri adalah pilar penting negara. Maju terus Yonif 132/BS, semakin jaya, sukses dan eksis. Semoga Danyon (Komandan Batalyon, red) bisa meraih pangkat seperti saya," ucap Irjen Iqbal.

Sama seperti kunjungan ke Kodim 0313/KPR, di Yonif 132/BS ini Kapolda Riau juga memberikan kenang-kenangan berupa laptop dan sound system. Tak hanya menyambangi dua markas TNI AD tersebut, sebelumnya Iqbal juga berkunjung ke Mapolres Kampar.

Di sini, Iqbal memberikan pengarahan kepada personel jajaran Polres Kampar, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal, meresmikan TK Krmala Bhayangkari 06 Bangkinang dan meresmikan lapangan tembak outdoor yang diberi nama almarhum Yuniar Ari Darmawan, mantan Wakapolres Kampar.

Dalam kunjungan ini ia berpesan kepada seluruh jajaran di Polres Kampar, agar dapat menjadi seorang polisi yang bisa dibanggakan.

Namun menurut mantan Kadiv Humas Polri ini, kebanggaan menjadi seorang polisi, bukan terletak pada harta, jabatan dan pangkatnya. Tapi lebih kepada bagaimana menjadi sosok polisi yang dicintai masyarakat.

"Bekerjalah sesuai tupoksi dan laksanakan dengan baik. Karena menjadi pelindung , pengayom dan pelayan masyarakat adalah tugas utama kita," pesan Iqbal.

Ia menilai, jajaran Polres Kampar sejauh ini sudah melaksanakan tugasnya sangat baik. Karena mampu memelihara stabilitas keamanan.

"Pertahankan dan tingkatkan. Selamat bertugas. Kedepankan tindakan-tindakan humanis, dan tinggalkan tindakan persuasif. Balut kecerdasan intelektual dengan rasa kemanusiaan," tandasnya. (ES)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama