Lantik PNS Fungsional dan PPPK, Ini Pesan Bupati Tanah Datar

 Bupati Eka Putra serahkan SK. (prokopim)


BATUSANGKAR-Sebanyak 14 pegawai negeri sipil (PNS) dilantik dalam jabatan fungsional dan 42 diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Tanah Datar, Selasa (28/6/2022) di aula kantor bupati. 


Bupati Eka Putra mengatakan, PNS yang dilantik menduduki jabatan fungsional tersebar di empat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. 

"Sebanyak tiga PNS fungsional dokter pada RSUD DR. M. Ali Hanafiah Batusangkar, fungsional perencana pada Baperlitbang dua orang, fungsional Pekerja Sosial, Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak tiga orang serta enam fungsional Pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sedangkan 42 PPPK tersebar di SD dan SMP di Wilayah Kabupaten Tanah Datar," katanya.

Bupati Eka Putra menyampaikan selamat kepada ASN ataupun PPPK yang dilantik dan berharap mengemban amanah dengan sebaik-baiknya. 

"Pengangkatan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku, khusus bagi PPPK telah melalui serangkaian tes serta usulan persetujuan teknis ke BKN Regional sehingga ditetapkan sebagai PPPK," sampai Eka yang dikutip dari Prokopim Setda Tanah Datar.

 Diharapkan Eka, PPPK yang dilantik untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, karena masih banyak orang lain saat ini masih berjuang untuk diangkat menjadi ASN baik PNS ataupun PPPK. 

"ASN menjadi salah satu pekerjaan menjadi pilihan utama, sehingga persaingan menjadi sangat ketat. Beruntunglah Saudara yang telah diangkat ini dan dikontrak selama lima tahun ke depan, karena itu terus tingkatkan pengetahuan, wawasan, kepribadian dan etika," ungkap Eka.

Ditegaskan Eka lagi, PPPK tidak dapat mengajukan mutasi atau pindah tugas selama terikat kontrak sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN. 

"Jika berkeinginan untuk mutasi antar sekolah ataupun antar instansi, maka secara otomatis kontrak kerja sebagai PPPK berakhir, karena itu diminta kepada Saudara untuk mengabdi dan bekerja di sekolah sesuai dengan kontrak kerjanya," tegasnya. 

Kepada ASN yang menjadi jabatan fungsional,ungkap Eka, pemerintah daerah mendukung adanya jabatan fungsional. "Jabatan fungsional mempunyai butir kegiatan yang dapat diamati, diukur dan dikembangkan secara spesifik berkaitan hasil kerja sesuai dengan peran, fungsi dan jabatannya. Karena itu kompetensi, kinerja, produktivitas, berintegritas, berinovasi serta mengedepankan kualitas pelayanan publik harus lebih baik lagi ke depan," katanya. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama