Pemilu 2024, Jumlah TPS di Kota Solok Bertambah


 Wali Kota Solok rakor dengan forkopimda 


KOTA SOLOK-Wali Kota Solok, Zul Elfian membahas sejumlah hal dalam rapat koordinasi dengan forkopimda. Persoalan yang dibahas, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga  persiapan pemilu.



"Sarana dan prasarana di sekolah harus kita cek lagi, kebersihan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan harus kita cek lagi. Masa depan anak-anak bukanlah sesuatu yang bisa ditawar-tawar, ini kewajiban mutlak pemerintah daerah," ujar Zul Elfian di ruang rapat Zarhismi Ajis, Balaikota Solok, baru-baru ini.

Hadir dalam rapat itu, Wakil Ketua DPRD Leo Murphy, jajaran forkopimda, Ketua KPU Kota Solok, ketua LKAAM, ketua bundo kanduang , Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nova Elfino, serta para kepala OPD terkait.

Wali kota mengatakan, kewajiban bersama untuk menyukseskan pemilu serentak 2024. KPU akan menambah 50 TPS dari 126 TPS saat pemilu 2019 menjadi 176 TPS pada 2024 nanti. Eksodus masyarakat akan diawasi agar tidak terjadi kecurangan pemilu.

Menurut wali kota, pembelajaran tatap muka akan kembali normal 100 persen, namun tetap menjaga protokol kesehatan. Meskipun tidak ada wabah Covid-19, namun kesehatan anak harus tetap dijaga. Sumber daya manusia anak-anak sebagai generasi penerus harus dijaga.

Selain itu, bulan imunisasi anak nasional (BIAN) harus bersama disukseskan. "Berikan sosialisasi yang jelas dan tepat kepada para orang tua agar imunisasi ini berjalan lancar," katanya.

Untuk muatan lokal budaya dan sastra Minangkabau pada jenjang TK, SD dan SMP agar segera berjalan, harus melestarikan adat dan budaya kepada generasi muda.(SIS)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama