Terimbas Pandemi, Kontraktor di Padang Panjang Tinggal 100

 

Wali kota dan jajaran audiensi dengan kontraktor. (kominfo)



PADANG PANJANG-Asosiasi kontraktor di Padang Panjang bertemu dengan pemerintah kota di ruang kerja wali kota, Rabu (29/6). Jumlah kontraktor berkurang drastis karena terimbas pandemi Covid-19.


Wali Kota Fadly Amran bersama Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra serta kepala OPD terkait dan jajaran menerima kunjungan kontaktor itu. Fadly menyampaikan, pokir-pokir yang ada bisa menggeliatkan ekonomi dan kesejahteraan kontraktor asal Padang Panjang juga. Ia juga meminta kepada Sekdako Sonny untuk mengumpulkan kontraktor dan supplier untuk melahirkan sebuah inovasi.

"Dari pokir-pokir yang sudah berjalan dan yang akan berjalan, kita terus mengusahakan untuk menumbuhkan perekonomian dan kesejahteraan. Namun ini akan sesuai dengan regulasi yang ada dalam kebijakan kita," ujarnya yang dikutip dari Kominfo.

Ada tiga asosiasi kontraktor di Padang Panjang, masing-masing Gapeksindo, Gapensi dan Aspeknas. Sebelum pandemi, tiga asosiasi ini menampung sekitar 150 kontraktor. Namun karena pandemi Covid-19, tinggal sekitar 100 pengusaha.

Ketua Gapeksindo, Syahrial Datuak Pandak menyampaikan harapannya kepada emko, agar mempertimbangkan dan memikirkan rekan-rekan kontraktor. Ini akan berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami juga berharap kepada pemko dengan adanya regulasi yang baru dan dari kami banyak yang belum mengetahui perubahan sistem, seperti e-Katalog, dapat diinformasikan kepada kami. Semoga kami bisa berkontribusi dalam hal ini," tuturnya. (*)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama