Bupati Labuhanbatu Optimis Angka Stunting Bisa Dikurangi

 Bupati berikan keterangan pada media


LABUHANBAATU-Bupati Labuhanbatu, Erik Adtrada Ritonga, optimis bisa mengurangi angka stunting di kabupaten tersebut.  Ditargetkan penurunan angka stunting hingga  14 persen akan tercapai. 


"Hal itu tentunya memerlukan dukungan semua pihak," katanya, beberapa waktu lalu menanggapi target yang ingin dicapai pemerintah pusat dalam menekan angka stunting di Indonesia.

"Secara nasional, prevalensi stunting menjadi indikator kinerja pembangunan sumber daya manusia, pada 2021 angka stunting berdasarkan hasil survei SSGI berada pada angka 20 persen. Di Indonesia, pada 2026 diharapkan angka stunting berada pada angka 12 persen,” ungkapnya.

Bupati bersama Wakil Bupati Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, Kadis Kesehatan Kamal Ilham, Ketua TP-PKK, Hj Maya Hasmitabaru-baru ikuti peringatan Harganas di Medan. Tema kegiatan itu, adalah penurunan angka stunting.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis sehingga pertumbuhan fisik anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia dua tahun.  (A.pohan)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama