Peringatan Hari Anak Nasional, Awasi Penggunaan Media Digital


Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Payakumbuh


PAYAKUMBUH-Dalam nemperingati Hari Anak Nasional ke-43 dan juga bertepatan dengan hari ulang tahun Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) yang ke-17, Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar senam yang diikuti murid kelompok bermain dan taman kanak-kanak di Medan Bapaneh Ngalau Indah, Jumat (29/7/2022).


Pembukaan ditandai dengan pelepasan balon oleh Sekretaris Daerah Rida Ananda didampingi Wakil Ketua Himpaudi, Elfriza Zaharman, Kepala Dinas Pendidikan Dasril, Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri serta dihadiri Bunda PAUD Payakumbuh Selatan, Yuni Agus Rubiono, Bunda PAUD Latina, Tania Dicky Engla dan Bunda PAUD Payakumbuh Barat, Desi Ul Fakhri. 

Sekretaris Daerah Rida Ananda mengatakan, Hari Anak Nasional harus menjadi momentum bersama dalam menguatkan komitmen untuk memenuhi hak anak. "Peringatan ini mengingatkan semua stakeholders, baik dari pemerintah daerah, dunia usaha, LSM, dan lainnya bagaimana komitmen dalam pemenuhan hak anak," kata Rida

Menurutnya, seorang anak memiliki hak untuk hidup, hak tumbuh berkembang, hak mendapatkan perlindungan dari diskriminasi dan hak berpartisipasi.

Peringatan kali ini  mengambil tema anak terlindungi, Indonesia Maju. Melalui tema ini diharapkan anak-anak khususnya di Payakumbuh pada situasi pascapandemi Covid-19 terus terlindungi fisik, jiwa, dan mendapatkan hak-hak, seperti hak belajar, bermain dan bergembira.

Seusai acara, Sekda Rida menuturkan dirinya senang melihat anak-anak yang ceria dan bergembira. Menurutnya, anak-anak memiliki kreativitas masing-masing.

Elfriza Zaharman mengatakan, semua pihak harus memastikan terpenuhinya hak pendidikan anak, edukasi kepada anak mengenai kekerasan dan cara mencegah agar terhindar dari tindak kekerasan, integrasi program perlindungan anak di seluruh sektor kehidupan dan meningkatkan layanan lembaga-lembaga perlindungan anak agar korban anak dapat ditangani dengan baik.

Elfriza Zaharman atau yang akrab disapa Cece berpesan kepada para orang tua agar selalu menyayangi dan melindungi anak serta mengembangkan pola pengasuhan yang ramah anak. Dia menambahkan apabila anak tidak diberikan kasih sayang yang cukup, maka anak tersebut rentan terganggu tumbuh kembang-nya.

"Saya berharap kepada para orang tua untuk memantau anak-anak dalam menggunakan media digital. Hal ini penting karena dalam beberapa kasus, media digital menjadi pintu masuk tindak kejahatan terhadap anak," katanya. (AA)




Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama