Shalat Idul Adha di Amerika, Ini Kisah Mahasiswa Asal Padang Panjang

 Mahasiswa asal Padang Panjang yang Shalat Idul Adha di Amerika Serikat



ARIZONA-Sebanyak sebelas mahasiswa asal Padang Panjang ikuti Shalat Idul Adha  bersama ratusan lainnya di Tucson, Arizona, Amerika Serikat, Minggu (10/7/2022) waktu setempat.


Shalat Idul Adha digelar pada salah satu ruang Convention Center Tucson, sekitar 2,5 kilometer dari kampus University of Arizona, kampus tempat mereka mengikuti summers class. Kegiatan  diawali dengan takbiran Sabtu (9/7/2022) pukul 09.00 waktu Tucson, atau sekitar 23.00 WIB.

Salah seorang mahasiswa, Rahmat Berliano Jeyhan kepada Kominfo mengatakan, saat ini Kota Tucson tengah musim panas yang suhunya mencapai 41 derajat celsius. 


Stasiun tram (rail train service) di Tucson yang kami gunakan untuk menuju Convention Center berada di dalam kampus. Namun, untuk mencapai stasiun masih harus berjalan kaki  sejauh 600 meter  dari dorm kami, Villa del Puente. Mengurangi sedikit panas  sebagian kami  menutup kepala dengan topi atau dengan  sajadah,” katanya.

Rahmat mengungkapkan, ada rasa haru manakala  sampai di Convention  Center, bertemu dengan beragam suku bangsa di dunia. Terasa sekali kalau umat Islam itu bersaudara karena  adanya tegur sapa, walaupun tidak saling kenal siapa. Di sana tidak ada pengumpul sumbangan ataupun sejenis infak. 

“Sebenarnya di dalam kampus  ada masjid, di sana kami melakukan ibadah Jumat. Namun ukurannya relatif kecil. Sementara di Convention Center Tucson  dengan luas 1.219  meter persegi,  bisa menampung hingga ribuan orang,” ungkapnya.

Setelah Salat Idul Adha, ia juga diajak ke rumah salah satu imam Tucson Islamic Center, Zaki. Di sana rombongannya diterima layaknya keluarga dan diberi lontong yang tak seorang pun mengira akan melihatnya di Amerika. (rifki/kominfo)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama