Banyak Tantangan Ketika Bangun Jalan di Pegunungan

 Foto bersama usai pertemuan


JAYAPURA-Kepala Balai Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena, Zepnat Kambu dan  Kasatker PJN Wilayah IV (Jayawijaya),  Aldis Sitompul diapresiasi kalangan wartawan dan LSM.


Apresiasi datang dari Ketua LSM WGAB Yerry Basri Mak. Apresiasi diberikan kepada kedua pejabat itu karena mau mendengarkan masukan dari  berbagai pihak. Sebabm tidak banyak pejabat yang mau menyediakan waktu untuk audiensi dengan berbagai pihak. "Pejabat ini juga terbuka kepada media," kata Yerry.

Dia menambahkan, pihaknya bangga pada Zepnat  yang punya hubungan baik dengan LSM serta awak media. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena, Zepnat Kambu  menjelaskan tentang lika liku dan tantangan yang selalu dihadapi ketika melakukan pekerjaan proyek di daerah pegunungan.

”Ada empat tantangan yang kami hadapi di sana. Yang pertama, geografis yang begitu sulit dan luar bisa. Kedua, faktor keamanan. Kita pasti sudah lihat di mana-mana. Ketiga, masalah hak ulayat. Keempat, faktor lingkungan. Di ruas arah Abema Kenyam itu kita melewati hutan konservasi, tapi semua hal sudah kami konfirmasi ke pihak-pihak terkait di Balai Lingkungan Hidup, pokoknya sudah kami komunikasikan dan kami kordinasikan ke mereka,” kata Zepnat Kambu.

Dia mengatakan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wamena merupakan garda terdepan yang mendedikasikan seluruh bhakti dan hidup demi pelayanan, hingga nyawa pun bisa dipertaruhkan.

"Seperti terjadi beberapa tahun belakangan, banyak pekerja kita yang jadi korban kekerasan. Tidak ada penghargaan bagi mereka. Bahkan tidak ada yang menyampaikan rasa belasungkawa. Semua ngotot pekerjaan harus dipercepat, tetapi tidak diimbangi dengan dana yang cukup. Ini juga faktor penghambat di antara banyaknya perencanaan harus terbengkalai akibat keuangan yang tidak mendukung,” katanya

Zepnat menyebutkan, pihaknya mempersiapkan diri menghadapi pekerjaan-pekerjaan besar usai terbentuknya tiga provinsi baru di Papua, khususnya Provinsi Papua Pegunungan.

Di antaranya, fasilitas perkantoran, jembatan timbang, Pelabuhan Lokbon dan tentu ada banyak penambahan jalan dan jembatan baru, mengingat sebagai provinsi baru sarana infrastruktur jalan sangat menjadi perhatian serius pihak Balai Jalan dan Jembatan BPJN Wamena.

”Komitmen kami, menyiapkan jalan dan jembatan sebagai sarana penunjang segala kebutuhan masyarakat. Intinya kami bisa mewujudkan kepercayaan negara, dalam hal ini Pak Presiden Jokowi yang tiada putusnya menaruh perhatian kepada orang Papua,” tambahnya. (farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama