Dimediasi Polres Jayapura, Akses ke Sekolah Kembali Dibuka

 Pembukaan akses jalan ke sekolah


JAYAPURA-Polres Jayapura mediasi terkait persoalan tanah. Persoalan itu berujung pada pemalangan akses ke sekolah. Berkat media, palang dibuka dan pendidikan kembali berjalan dengan normal.


Mediasi antara para pihak itu berlangsung di ruang Comand Centre Polres Jayapura, Selasa (2/8/2022). Pemalangan dilakukan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dunlop Hawai.

Persoalan palang-memalang tak asing bagi warga di tanah Papua. Ironisnya, palang memalang banyak menimpa bangunan atau fasilitas umum. Kasus yang dimediasi itu, adalah pemalangan jalan masuk dan tanah SD Negeri Dunlop Hawai Sentani. Hal itu menjadi perhatian khusus oleh Polres Jayapura, karena pemalangan itu mengganggu proses belajar mengajar.

Mediasi dipimpin Kanit Pidana Umum Ipda Daniel Rumpaidus serta dihadiri dinas terkait dan para pemangku kepentingan. Hasil kesepakatan, aksi pemalangan tak dilakukan lagi.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen menjelaskan, pemalangan tersebut terjadi, Senin (1/8/2022).  "Ada dua objek yang dipalang, masing-masing lokasi tanah sekolah dan akses jalan masuk," kata kapolres.

Dkatakan kapolres, akibat dari pemalangan tersebut, murid langsung dipulangkan. Setelah mendapat laporan, kami datangi TKP serta mediasi sehingga palang dapat dibuka," kata kapolres.

Ditambahkan kapolres,  lokasi keseluruhan tanah sekolah sudah sah pelepasan adat sejak 1994 dan bukti-bukti sertifikat. Pemalangan muncul karena ada pihak yang menuntut kembali. "Ada dari anak cucu yang kembali menuntut tanah sekolah tersebut," jelas kapolres.

Dijelaskan kapolres, ternyata sekolah tersebut tidak memiliki akses jalan. Sehari-hari para murid melewati halaman salah satu rumah warga.

"Hal ini yang kembali menyebabkan akses jalan masuk juga ikut dipalang, kami juga mengimbau kepada pemilik halaman agar dapat menyurati pemerintah daerah sehingga bisa diselesaikan. Ini untuk kepentingan umum, terutama anak-anak yang hendak mengikuti kegiatan belajar," tutupnya. (farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama