Dua Ahli Waris Pegawai Non ASN Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan


 Foo bersama setelah penyerahan santunan



PAYAKUMBUH-Santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan diserahkan secara simbolis kepada dua ahli waris tenaga kerja non pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh di halaman kantor wali kota, Senin (1/8/2022).


Penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dihadiri Sekretaris Daerah Rida Ananda, Trio Asisten Setdako, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dahler, Direktur Utama Perumda Tirta Sago Khairul Ikhwan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi Sunjana Achmad yang didampingi Kabid Pemasaran, Wan Medi.

Sunjana Achmad mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada tenaga kerja aon ASN yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan.

"Sebagai tindaklanjut atas perlindungan Jaminan Sosial dari BPJS Ketenagakerjaan, kami serahkan santunan jaminan kematian," ujarnya.

Syahrizal, pegawai di PDAM Payakumbuh mendapatkan santunan JKM Rp42 jutaditambah beasiswa Rp12 juta. Total santunannya Rp54 juta diterima oleh ahli warisnya, Annisa Fitra Yuza.

Roni Ifwani, THL di Dinas Koperasi dan UKM Payakumbuh mendapatkan santunan JKM Rp42 juta dan beasiswa Rp3 juta dengan total santunan Rp45 juta diterima ahli warisnya Dewi Anggraini.

Sekda Rida Ananda mengatakan, bila pegawai ASN atau non ASN di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh meninggal dunia, maka ahli waris mendapatkan santunan, karena semua pegawai didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan.

"Selain BPJS ketenagakerjaan, pegawai kita juga menjadi peserta di BPJS Kesehatan, jaminan kematian dan jaminan kesehatan sangat penting bagi seorang pekerja baik pegawai pemerintah maupun swasta. Mewakili ahli waris, kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas santunan yang diberikan," katanya. (AA)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama