Hemat Energi dan Biaya, Kendaraan Listrik Jadi Solusi

 Touring kendaraan listrik keliling Payakumbuh


PAYAKUMBUH-Wali Kota Riza Falepi mendukung kehadiran kendaraan listrik atau elektrik vehicle di Payakumbuh. Selain untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menghemat energi, juga menghemat pengeluaran biaya operasional, baik secara individu ataupun pengeluaran daerah dan negara. 


"Kalau bisa ke depan untuk kendaraan dinas OPD, dicoba berangsur-angsur memakai kendaraan listrik, roda dua maupun roda empat," kata Riza saat menghadiri touring motor listrik keliling kota yang diselenggarakan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh, Kamis (25/8/2022).

Riza menambahkan, dengan maraknya menggunakan kendaraan listrik, maka populasi kendaraan listrik ini semakin banyak dan mendorong investasi pembangunan infrastruktur pendukung kendaraan listrik seperti lokasi pengecasan kendaraan listrik di tempat umum makin banyak dan kian menjamur.

"Penggunaan mobil listrik diharapkan menjadi salah satu solusi atas isu pencemaran lingkungan yang disebabkan emisi karbon kendaraan yang menyebabkan pencemaran udara," kata Riza.

Dia menyampaikan, pemerintah daerah dapat memelopori penggunaan mobil listrik di semua lini kegiatan transportasi, mendorong membuka kebijakan yang meransang, dan memotivasi masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.

Dalam kegiatan touring motor istrik sekaligus launching Komunitas Motor Listrik PayoBEC itu, dihadiri Kepala UP3 Payakumbuh Wilma dan General Manager PLN Unit Unduk Wilayah Sumbar Toni Wahyu Wibowo, Ketua Kadin Asmel Arianto dan undangan lainnya.

Toni Wahyu Wibowo mengatakan, mobil dan motor listrik merupakan kendaraan masa depan. Efisiensi kendaraan listrik sangat baik daripada kendaraan berbahan bakar minyak yang ada saat ini.

“Mobil dan motor listrik dinilai mampu menghemat energi hingga 80 persen dibandingkan mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak. Motor listrik juga rendah emisi sehingga cenderung ramah lingkungan. Penggunaan motor listrik tentu sejalan dengan program pemerintah dan target dunia untuk mendukung Gerakan Net Zero Emission 2060,” jelasnya.

Motor listrik atau electric vehicle lainnya juga disebut kendaraan masa depan. Ini karena kendaraan listrik memiliki berbagai keunggulan dibandingkan kendaraan konvesional yang menjawab kebutuhan masyarakat. Efisiensi lainnya adalah dari segi biaya perawatan. Motor listrik diklaim minim biaya perawatan karena perangkat mesinnya yang minimalis dan tidak melakukan pembakaran bahan bakar.

"Satu liter bensin bisa dipakai berjalan sejauh 56-60 kilometer. Sementara motor listrik hanya membutuhkan 3,5 kWh untuk menembuh jarak yang sama. Jika harga kWh/Rp adalah Rp1.447 maka 3,5 kWh adalah Rp.5.064,5, jauh lebih murah dibandingkan dengan 1 liter bensin Pertamax yang sekarang ada di harga Rp12.750,’’ tambah Toni. (AA)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama