Padang Masuki Usia ke-353, Ketua DPRD Puji Pemerintah Kota, Gubernur Ingatkan Persatuan

Gubernur foto bersama dengan ketua DPRD dan wali kota


PADANG-Kota Padang rayakan hari jadi ke-353 pada 7 Agustus 2022. Peringatan hari jadi itu ditandai dengan rapat paripurna DPRD yang dilaksanakan di gedung dewan, Jalan Sawahan.


Padang berada di usia yang tak muda lagi. Banyak yang sudah dicapai, banyak yang belum. Ke depan, sinergi harus terus ditingatkan. Gubernur ingatkan perlunya menjaga persatuan.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani. Ketua memberikan pujian pada pemerintah kota. Ia menilai Pemko Padang mampu menjaga pencapaian pembangunan. Dia juga memberi apresiasi atas berbagai kemajuan, termasuk kesuksesan pemko dalam meraih sejumlah prestasi selama setahun terakhir. 

Dikatakan Syafrial Kani, setidaknya ada delapan kali opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang didapat dari BPK RI Perwakilan Sumbar dalam urusan pengelolaan laporan keuangan daerah.

“Kita patut apresiasi pencapaian yang luar biasa tersebut. Ini menunjukkan pengelolaan keuangan yang dilakukan pemko di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Septa berjalan dengan baik dan sesuai aturan. Begitu juga di bidang lainnya," katanya.

Syafrial menyambut baik berbagai pembangunan yang dilakukan seperti pengembangan/revitalisasi pasar raya, Pantai Padang, Pantai Air Manis dan sejumlah objek wisata lainnya yang menjadi ikon pariwisata.


Para tamu disambut dengan acara adat

"Kita di DPRD tentu berharap momen peringatan HUT ini tidak menjadi kegiatan rutin tahunan saja. Namun hendaknya sama-sama menjadi ajang evaluasi untuk peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat ke depan," katanya politisi Gerindra itu.

Peringatan hari jadi kali ini berbeda dengan nuansa dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan tahun ini HUT Padang bertepatan dengan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke-15 yang digelar di Padang pada 7-10 Agustus.

 Terlebih, kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa itu pun saat ini dinilai telah mampu keluar selangkah dari corona virus disease (Covid-19) yang lebih dari dua tahun mewabah.

"Alhamdulillah, atas nama pribadi dan pemerintah kota, saya mengucapkan selamat merayakan Hari Jadi ke-353 bagi seluruh warga dimana saja berada. Semoga Kota Padang ke depan semakin lebih baik lagi dan mendapatkan berkah dari Allah SWT," imbuh Wali Kota Hendri Septa.

Kendaraan untuk kamtibmas

Tema yang diangkatkan pada Hari Jadi ke-353 tersebut adalah memperkokoh sinergi dalam pembangunan dan bangkit dalam keunggulan. Rapat paripurna itu dihadiri anggota DPRD Sumbar Maigus Nasir, bupati/wali kota , unsur forkopimda, serta sejumlah mantan wali kota dan wakil wali kota. 

Selain itu juga hadir Sekda Andree Algamar beserta para asisten, kepala OPD, camat dan lurah serta seluruh pimpinan ormas dan stakeholder terkait, Ketua TP-PKK Genny Putrinda bersama Ketua DWP, Vanny Andree Algamar.

Hendri Septa menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak dan seluruh masyarakat yang telah ikut bersama-sama mendukung kemajuan pembangunan di Padang.

"Alhamdulillah, sudah 353 tahun usiaPadang. Semua kemajuan dan berbagai prestasi pembangunan telah berhasil diraih sampai saat ini. Dan itu semua adalah berkat sinergi dan dukungan yang luar biasa dari seluruh unsur/pemangku kepentingan, terutama seluruh warga," katanya.


Menyanyikan lagu Indonesia Raya

Wali kota menceritakan, terkait peringatan hari lahirnya Padang yaitu sejatinya merupakan sebuah momentum guna mengenang kembali peristiwa heroik yang terjadi pada 7 Agustus 1669 silam. 


Pesan gubernur

Hari jadi Kota Padang merupakan suatu momentum  yang paling tepat untuk mengingat kembali tujuan dibentuknya Kota Padang, serta sebagai bentuk evaluasi, apa yang telah dilakukan dan menginterverisir tugas-tugas yang belum dituntaskan.

Hal itu ditegaskan Gubernur Mahyeldi saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD.

“Kota Padang akan dipersiapkan menjadi kota yang modern dan internasional dalam hal pemerataan pelayanan publik. Saat ini, Padang telah menyediakan Trans Padang, serta saat ini PDAM Kota Padang sudah menyediakan air siap minum,” ujar gubernur.

Gubernur juga mengingatkan untuk terus memegang erat adat istiadat dan nilai-nilai yang dituangkan dalam kearifan lokal masyarakat Kota Padang, serta perlu ada penguatan-penguatan kedepannya. 

“Padang diharapkan menjadi kota yang memiliki peradaban tinggi. Di tengah-tengah penetrasi budaya asing yang kian masif, kita khawatir sekarang ini banyak terjadi penetrasi dari budaya asing,” imbuh gubernur.


Foto bersama dengan penerima penghargaan

Gubernur juga mengapresiasi Kota Padang, dalam memelihara etnis-etnis yang ada di Sumbar, bahkan seluruh etnis Kota Padang mendapat penghargaan sebagai mana mestinya. Hal itu tampak dari perbauran antar suku-suku yang ada di Sumbar bahkan mereka ada yang tidak bisa lagi berbahasa ibunya, sudah menyatu dengan budaya Minangkabau. (adv)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama