Tinggi Angka Pernikahan Dini di Dharmasraya

Bobby Perdana Riza 


DHARMASRAYA-Angka pernikahan dini terbilang tinggi di Kabupaten Dharmasraya. Sebaiknya, generasi muda fokus dulu ke pendidikan, sehingga bisa memiliki yang lebih baik. Bila dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Barat, maka Dharmasraya berada di nomor tiga.


Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Pemerintah Kabupaten Dharmasraya,  Bobby Perdana Riza mengaku prihatin dengan tingginya angka pernikahan dini itu.

Bobby Perdana Riza yang di ruangan kerjnya, Selasa (30/8/2022) mengatakan, pernikahan dini bersifat kasusistik. Pernikahan dini itu terjadi dalam  keluarga tertentu.

Ditambahkan, guna mencegah pernikahan dini, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjalin komunikasi dengan lembaga terkait, seperti Pengadilan Agama dan Kantor Kemenag dan lainnya guna memberikan edukasi pada warga.

Maksud pernikahan dini, adalah pasangan yang menikah dan memasuki rumah tangga di usia kurang dari 19 tahun. "Kami terus melakukan penyuluhan tentang pernikahan usia dini tersebut. Kami mengimbau para orang tua, ninik mamak dan keluarga agar memberikan pemahaman kepada anak untuk tidak terlalu cepat berumah tangga," kata Bobby Perdana Riza. 

Ditambahkan, penyuluhan kepada warga dimaksudkan agar angka pernikahan dini tidak bertambah. "Lebih baik siapkan dulu masa depan dan bangun ekonomi agar nanti bisa hidup layak," katanya. (eko)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama