Wakil Menteri Likungan Hidup dan Kehutanan Kunjungi Kota Solok

Wali kota dan wakil menteri


KOTA SOLOK - Wali Kota Ucapan selamat datang kepada Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Alue Dohong beserta rombongan di Kota Solok. Ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami  atas kedatangan Wamen.

Demikian disampaikan Wali Kota Solok, H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si, pada saat penyambutan kedatangan orang nomor dua di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. yang turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Solok, Syaful A, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Solok. pada Kamis (25/08/2022) bertempat di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok.

Ucapan terimakasih kepada Wamen atas perhatian, dukungan, arahan, bimbingan serta bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang telah kami rasakan di Kota Solok, terutama sarana dan prasarana menangani persampahan.

Saat ini, Kota Solok bertekad menjadi Zero Waste (Bebas Sampah). Zero waste adalah filosofi yang dijadikan sebagai gaya hidup demi mendorong kita untuk bijak dalam mengkonsumsi dan memakismalkan siklus hidup sumber daya sehingga produk-produk bisa digunakan kembali. Zero waste juga soal menjauhi single use plastic atau plastik yang hanya digunakan sekali.

“Semoga kedepannya, Kota Solok dapat menjadi pelopor dalam bidang Lingkungan Hidup. Solok Clear, Clean and Beatuiful dapat terwujud sehingga menjadi Kota Terbersih,” harap Wako.

Bertekad menjadikan Kota Solok Zero Waste (Bebas Sampah), Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Alue Dohong, sangat mengapresiasi dan menyambut baik tekad Pemerintah kota Solok.

Ucapan terimakasih tak lupa diucapkannya atas sambutan Wako dan jajaran Pemko Solok. Pihaknya juga menyambut baik cita-cita Wako Solok untuk menjadikan Kota Solok menjadi Kota terbersih di Sumbar. Tulang punggung untuk menciptakan itu adalah pengelolaan dan penanganan sampah yang tepat.

Saat ini, sampah merupakan masalah terbesar bangsa kita. Masalah sampah memiliki dampak yang buruk bagi manusia. Pemerintah Pusat telah menetapkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang terdiri dari Udara, air permukaan, Lahan, dan air laut. “Ini menjadi indikator baru dalam memberikan Dana Insentif Daerah (DID),” jelasnya.

Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sedang melakukan penilaian Adipura. “Semoga Kota Solok dapat menunjukkan hasil yang baik sehingga dapat meraih Piala Adipura,” harapnya. (SIS)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama