Dandim SSD Geram dengan Pernyataan Effendi Simbolon

 Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Endik Hendra Sandi


MUARO SIJUNJUNG-Komandan Kodim Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) geram dengan pernyataan anggota DPR, Effendi Simbolon. Anggota dewan itu menyebut sesuatu yang tak pantas diucapkan terkait dengan TNI. Pernyataan itu diucapkan dalam rapat dengar pendapat antara DPR dengan pimpinan TNI.


Dandim 0310/SSD, Letkol Inf Endik Hendra Sandi, Kamis (15/9/2022), dia tersinggung  dengan yang disampaikan Effendi Simbolon beberapa waktu lalu. "TNI adalah organisasi yang solid, khususnya TNI AD," katanya. 

"Kami seluruh prajurit Kodim 0310/SSD selalu solid membantu progam pemerintah," katanya.

Dia menambahkan, seluruh prajurit Kodim 0310/SSD sebagai bagian dari TNI AD senantiasa siap berjuang bersama rakyat, mempertahankan NKRI dari segala macam bentuk ancaman. 

Minta maaf

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon minta maaf terkait ucapannya yang mengibaratkan TNI dengan gerombolan. 

"Saya menyadari itu mungkin jadi tidak nyaman, mungkin merasa tersinggung tersakiti karena kata-kata dari saya gerombolan atau ormas yang sejatinya saya tidak pernah stigmakan seperti itu," kata Effendi Simbolon dalam keterangan pers di Gedung DPR, Rabu (14/9/2022).

"Berikutnya saya dari lubuk hati paling dalam saya minta maaf atas perkataan saya yang menyakiti di hati prajurit, siapapun dia dari mulai tamtama perwira sampai sesepuh dengan pernyataan yang diartikan lain," katanya lagi.

Effendi menegaskan dirinya tidak punya maksud mengucapkan apa yang sekarang menjadi polemik di publik.  "Saya minta maaf kepada seluruh prajurit baik yang sudah purna. Kepada Panglima juga KSAD, KSAU, KSAL yang mungkin juga merasa hal kurang nyaman saya minta maaf. Saya ingin mengatakan saya mencintai TNI itu sesuai dengan tupoksi saya," kata dia yang dikutip dari CNNIndonesia.com. (eko)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama