Gubernur Papua Barat Usulkan Kabupaten Sorong Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Barat Daya

 Pj gubernur serahkan usulan ke DPR




JAKARTA-Setidaknya tiga hal penting menjadi hal yang substansi tentang finalisasi penetapan RUU DOB Provinsi Papua Barat menjadi undang-undang. 


Tim Panja Komcisi II DPR menggelar rapat dengar pendapat dengan Pj Gubernur Papua Barat, MRPB, DPR-PB, Sekda Papua Barat, bupati bersama DPRD Manokwari, Pj Bupati bersama DPRD Tambarauw, rombongan Bupati Fakfak, Kaimana dan ketua tim percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat, Senin (5/9/2022).

Rapat dengar pendapat berlangsung di ruang rapat komisi II DPR dan dipimpin Ketua Komisi Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Aggota DPR menerima aspirasi dari para pihak terkait dengan tiga subtansi penempatan ibu kota provinsi Papua Barat Daya, cakupan wilayah, persoalan empat distrik yang mempertahankan di Papua Barat, dengan solusi pembentukan DOB Kabupaten Manokwari Barat.

Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw mengusulkan agar Komisi II DPR menetapkan Kabupaten Sorong sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya.

Alasannya, Sorong selain kabupaten tertua di Papua Barat juga masih banyak yang perlu dibangun memperpendek rentang kendali pemerintahan, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, letak geografis juga sangat mendukung sehingga layak sebagai ibu kota jika dibanding dengan Kota Sorong

“Kami mengusulkan agar Kabupaten Sorong ditetapkan sebagai ibu kota dengan wilayah cakupan Kabupaten Sorong Selatan, Maybrat, Tambrauw, Raja Ampat dan Kota Sorong,” ucap Paulus Waterpauw.

Usulan Pj Gubernur Paulus Waterpauw ini diperkuat dengan penegaskan anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Komarudin Watubun yang menyebutkan, salah satu syarat penetapan ibu kota harus mempertimbangkan daerah tersebut didominasi penduduk orang asli Papua.

“Harus dipertimbangkan kabupaten atau kota yang ditetapkan sebagai ibu kota Papua Barat Daya harus didominasi orang asli Papua, kekhususan itu harus,” sahut Komarudin Watubun. (farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama