Jangan Balap di Jalan Raya, Salurkan Hobi di Sirkuit Kandih

Gubernur serahkan hadiah pada pemenang dalam kejurnas


SAWAHLUNTO-Gubernur Mahyeldi mendukung penuh olahraga otomotif sebagai salah satu cabang olahraga yang digemari berbagai kalangan usia, serta menjadi bagian dari industri olahraga.


Demikian disampaikan gubernur saat membuka Kejuaraan Nasional Motoprix Region A Putaran II Sumbar di Sirkuit Kandih, Sawahlunto, Minggu (4/9/2022). 

Gubernur mengatakan, Sirkuit Kandih dapat mendongkrak perekonomian Sawahlunto. Sirkuit tersebut dapat dijadikan tempat bagi anak muda untuk menyalurkan bakatnya di bidang olahraga otomotif.

Gubernur mendukung pembangunan jalan sirkuit tersebut. Gubernur mengatakan, sirkuit ini akan ditambah perluasan jalan sekitar 200 meter. 

“Semoga adanya kegiatan kejurnas balap motor ini dapat meningkatkan perekonomian di daerah, bukan hanya sekarang tapi juga di masa yang akan datang,” ujar gubernur.

Gubernur mengatakan, olahraga otomotif ini mempunyai manfaat selain meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Sawahlunto. Olahraga ini dapat dijadikan ajang bagi masyarakat menyalurkan hobi dan bakat. Pasalnya, di Sumbar marak terjadi balap liar. Sirkuit Kandih dapat dijadikan alternatif sebagai tempat latihan bagi siapa saja yang ingin menyalurkan hobinya lewat balapan motor ini.

“Masyarakat yang punya hobi balapan bisa terfasilitasi, selain itu dapat meningkatkan perekonomian, sehingga dapat menekan angka kemiskinan di Sawahlunto,” kata gubernur.

Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti  mengucapkan terima kasih kepada Ikatan Motor Indonesia Sumbar (IMI Sumbar) atas diadakannya kegiatan kejurnas ini. Dia mengatakan kegiatan ini membawa dampak positif bagi perekonomian rakyat. 

“Semenjak dimulainya kejurnas ini banyak homestay penuh, rumah makan laris manis dan ojek pun mendapat orderan yang banyak,” katanya.

Ia berharap dengan adanya kejurnas motoprix ini diharapkan dapat menyelamatkan Sawahlunto dari keterpurukan ekonomi, pasalnya angka kemiskinan saat ini tertinggi di skala nasional, mencapai 2,38 persen.

Ketua IMI Sumbar, Defri Nasli, melaporkan terdapat 115 peserta yang lolos kualifikasi sudah menjalankan sesi latihan resmi, kualifikasi dan Race 1. Ia mengatakan, peserta berasal dari Aceh, Jambi, Bengkulu, Riau dan Lampung.

Ia mengatakan di Kejurnas Race 1 Expert sebelumnya, pebalap asal Sumbar, Danial Damar mendapatkan posisi pertama pada Motoprix kelas expert.

Dalam kejurnas pada kelas Race 1-2 Novice yang menempuh jarak sirkuit sepanjang 1,2 kilometer ini dijuarai pebalap asal Aceh, Mohid Silmi Helinsky, juara dua diraih Kevino Handisk dan ketiga Benaya Farel dari sumbar. (Diskominfotik Sumbar)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama