Mahasiswa Nduga Demo, Tuntut Hukum Berat Pelaku Mutilasi dì Mimika

Mahasiswa sampaikan orasi terkait kasus pembunuhan di Mimika


JAYAPURA-Mahasiswa Nduga, Kota Studi Jayapura menggelar aksi demo di Lingkaran Abepura, Sabtu (3/9/2022). Aksi demo tersebut dikawal anggota kepolisian guna memastikan aksi berjalan aman dan kondusif.


Aksi demo itu dilakukan terkait dengan kasus pembunuhan empat warga sipil Nduga di Kabupaten Mimika pada 22 Agustus 2022 lalu. Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, demo yang dilakukan mahasiswa Nduga berlangsung aman dan tertib.

Ia juga menyampaikan, demo tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat, karena mahasiswa yang melakukan demo tidak diizinkan berorasi di tengah jalan. "Orasi yang mereka lakukan hanya di pinggir jalan, sehingga tidak mengganggu arus lalulintas dan aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa," ungkapnya.

Kamal menjelaskan, mahasiswa yang melakukan aksi demo sempat ingin melakukan longmarch ke kantor DPRP, namun niat itu dihentikan Kapolsek Abepura. Usai menjalankan aksi, mahasiswa Nduga membubarkan diri dengan tertib, situasi aman dan kondusif.

Dalam orasinya mereka meminta agar para pelaku mutilasi dihukum seberat-beratnya, berupa hukuman mati, karena bukan hanya membunuh para pelaku juga memutilasi dan membuang para korban. (farid)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama