Rakorpusda Pengendalian Inflasi, Pemko Payakumbuh akan Perkuat Empat Pilar Ini

 Sekda dan jajaran pemko ikuti zoom meeting


PAYAKUMBUH-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selenggarakan rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi pusat dan daerah yang diikuti gubernur, bupati/wali kota melalui video conference, Rabu (14/9/2022).


Rakor yang dihelat di Jawa Timur itu mengusung tema sinergi dan inovasi untuk stabilisasi harga dan ketahanan pangan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP) daerah.

Rakor dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, yang dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Shangri-La Ballroom, Surabaya dan melalui aplikasi zoom meeting. Rakorpusda diikuti juga Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda bersama Asisten II bidang ekonomi dan Pembangunan Elzadaswarman, serta diikuti kepala OPD yang tergabung dalam TPID beserta Bulog dan BPS. Rakor tersebut untuk membahas langkah konkret sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden pada Rapat Rakornas Pengendalian Inflasi 2022.

Sekretaris Daerah Rida Ananda yang hadir via zoom meeting di ruang pertemuan Randang Balaikota Payakumbuh itu menyampaikan, jika dicermati dalam perkembangan inflasi di Payakumbuh, serta dalam rangka identifikasi rencana dan target pencapaian jangka menengah yang dituangkan dalam roadmap TPID Tahun 2022 sampai 2024, seluruh stakeholders perlu mengupayakan pelaksanaan kegiatan dan program pengendalian inflasi agar pencapaian inflasi Kota Payakumbuh dapat berada dalam sasaran pemerintah.

"Dalam upaya tersebut, yakni menjaga inflasi kelompok bahan pangan bergejolak atau volatile food yang dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategis yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif (4K), dengan menetapkan rekomendasi jangka pendek menengah serta rekomendasi jangka panjang," jelasnya. 

Ia menjelaskan, menghadapi tantangan 2022 di tengah permintaan konsumsi masyarakat yang meningkat, diperlukan sinergi yang kuat bagi stakeholders melalui implementasi sebagai inovasi program yang diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan kelancaran distribusi dengan meningkatkan pemenuhan pasokan dari dalam wilayah maupun dari luar wilayah yaitu melalui kerjasama antar daerah sehingga inflasi 2022 dapat terjaga. 

Upaya tersebut diharapkan dapat makin mendorong peningkatan daya beli masyarakat. Inflasi yang stabil diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkesinambungan menuju Indonesia maju. 

"Saya berharap rekan-rekan sekalian untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal momentum pertumbuhan ekonomi ke depan. Harus memperkuat sinergi, meretas batas, dan bekerja sama untuk menjadikan kota Payakumbuh yang lebih baik lagi," tukasnya. (AA)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama