Demi Bayar Utang, Warga Diduga Curi Besi Proyek Jembatan di Desa Marok Tua

 Terduga pelaku pencurian yang diamankan Polsek Singkep Barat


LINGGA-Polsek Singkep Barat adakan jumpa pers, Kamis (13/10/2022) terkait pengungkapan kasus pencurian besi proyek jembatan di Desa Marok Tua. Terduga pelaku berinisial AN (39).

Kapolsek Singkep Barat, AKP Bakri mengatakan, dari pemeriksaan, terungkap kalau pelaku mencuri demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari belanja hingga bayar utang.

Dikatakan kapolsek, pihaknya mendapat laporan tentang kasus pencurian. Berbekal laporan itu, Unit Reskrim mengecek TKP dan mengumpulkan informasi petunjuk dari pelapor dan saksi yang ada di TKP. "Kemudian mendapatkan informasi dan petunjuk yang mengarah pada pelaku AN,” paparnya.

Setelah mengumpulkan informasi dan petunjuk, Unit Reskrim Polsek Singkep Barat dibantu Kepala Desa dan masyarakat, Senin (3/10/2022) sekira pukul 14.26, berhasil mengamankan pelaku di Dabo Singkep dan terus dibawa ke Kantor Polsek Singkep Barat.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku, AN mengaku telah mengambil lima buah bracket top berbahan baja dan dua buah split flange berbahan besi baja di lokasi pembangunan jembatan Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat pada Rabu (28/9/2022) sekitar pukul 04.00. Pengakuan pelaku, hasil curian tersebut dijual dengan nilai Rp470 ribu kepada penampung besi di Dabo Singkep.

"Pelaku mengatakan, hasil curian dijual ke DY yang juga seorang penampung besi di Dabo singkep, namun saat dilakukan pemeriksaan lanjutan terhadap DY yang disebut pelaku sebagai pembeli, polisi tidak menemukan bukti, sehingga DY dinyatakan tidak terlibat dalam kasus tersebut," ujar kapolsek.

Pelaku disangkakan pasal 363 ayat 1 Sub 3 Jo Pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun Penjara.  Menurut polisi, total kerugian yang disebabkan pencurian tersebut Rp4,5 juta. (Eka Arie Sandy)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama