Wali Kota Payakumbuh Apresiasi Lomba Menulis dan Membaca Tingkat SLTA

Wali kota foto bersama usai tinjau lomba


PAYAKUMBUH-Penjabat Wali Kota Payakumbuh, Rida Ananda mengapresiasi lomba menulis dan membaca cerita rakyat tingkat SLTA se-Sumatera Barat yang digelar Komunitas Seni Intro dan Dinas Pendidikan Provinsi.

"Acara ini membuka ruang bagi anak-anak didik untuk kreatif dan berkompetisi, mengeksplor bakat mereka dalam menulis dan bercerita, kita sangat senang," kata Rida saat menyaksikan acara itu pada hari pertama di Agam Jua Art and Culture Cafe, Sabtu (15/10/2022).

Rida mengatakan, sebagai bagian dari upaya pemulihan pembelajaran, kurikulum merdeka (yang sebelumnya disebut sebagai kurikulum prototipe) dikembangkan sebagai kerangka kurikulum yang lebih fleksibel, sekaligus berfokus pada materi esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. 

"Karakteristik utama dari kurikulum ini yang mendukung pemulihan pembelajaran adalah pembelajaran berbasis projek untuk pengembangan soft skills dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila, fokus pada materi esensial sehingga ada waktu cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi, dan Fleksibilitas bagi guru untuk melakukan pembelajaran yang terdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks dan muatan lokal," terangnya didampingi Kadisparpora Nofriwandi.

Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi yang membuka kegiatan tersebut mengatakan sangat mendukung adanya kegiatan ini.  "Kita harap kegiatan ini dapat ditiru oleh pemerintah kota/kabupaten dengan menggelar lomba serupa di tingkat SD dan SMP," katanya.

Dewan juri, Iyut Fitra yang merupakan pendiri Komunitas Seni Intro mengatakan pihaknya menjadikan lomba menulis dan lomba membaca ini sebagai satu kesatuan.

“Lomba ini ingin memperlihatkan menulis dan membacakan sama pentingnya. Terutama untuk kalangan pelajar. Menulis menstrukturkan pikiran. Membaca untuk menyajikan. Dua hal ini pelan-pelan sudah menghilang dalam tradisi pelajar kita,” ujar Iyut Fitra.

Komunitas Seni Intro sebelumnya telah menyeleksi lebih dari 200 naskah cerita dari sekolah yang ikut lomba menulis, hasilnya setelah diseleksi ada 40 karya yang dibacakan pada lomba berikutnya. Pada Minggu (16/10/2022) akan diumumkan tiga karya terbaik dan 17 karya pilihan.

"Hasil karya dari pemuncak ini akan kita bukukan," tambah Iyut bersama juri lomba Heru Joni Putra, Roby Satria, S Metron Masdison dan Ilham Yusardi. (AA)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama