Dinas Pertanian Asahan Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos

 Foto bersama di sel pelatihan


ASAHAN-Kesadaran pentingnya membuang sampah pada tempatnya harus dibarengi dengan pengetahuan bahaya sampah. Ada manfaat serta keuntungan ekonomis dari pengolahan sampah, diharapkan membantu tumbuhnya semangat masyarakat untuk mengolah sampahnya masing-masing. 

Sebaliknya, kesadaran membuang sampah pada tempatnya tidak akan tercapai bila sarana prasarana yang dibutuhkan masyarakat tidak memadai. Perlu kerjasama dan dukungan dari pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, agar daerah bebas dari bencana sampah. Sumber daya manusia yang terampil dalam mengelola sampah di lingkungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan sebuah daerah yang bersih dan sejahtera serta bebas dari Stunting.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Asahan melalui pemanfaatan pekarangan masyarakat Desa Subur agar lebih berdaya guna dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Dinas Pertanian memiliki peranan  dalam mengatasi stunting tersebut dengan memberikan bantuan bibit tanaman sayur beserta dengan pupuk organik cair. 

Diharapkan agar ibu-ibu kelompok tani (Kelompok Tani Lembayung) bersama dengan ibu usia produktif mampu melakukan penanaman pekarangan sebagai warung hidup dan apotik hidup, sehingga dapat menyajikan konsumsi pangan lokal dan menghemat biaya kebutuhan dapur. 

Hal tersebut dibarengi dengan pemberian edukasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Asahan kepada masyarakat Desa Subur agar dapat memanfaatkan sampah yang ada menjadi kompos sehingga dapat dimanfaatkan untuk proses tumbuh kembang bibit tanaman yang diberikan. 

“Dinas Pertanian mengharapkan bibit yang diberikan ditanam dan kepada petugas pertanian yang ada dilokasi memberikan penyuluhan terbaik tentang pertanaman pekarangan yang dimanfaatkan, serta pemanfaatan sampah menjadi kompos”, ujar Kadis Pertanian Oktoni Erianto, Sabtu (19/11/2022). (YG) 



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama