IPEMI Payakumbuh Sosialisasikan Aplikasi Mapan

 Peserta dan narasumber foto bersama


PAYAKUMBUH-Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Payakumbuh menyosialisasikan aplikasi Mapan kepada pengusaha wanita dan organisasi wanita di gedung Gambir, Jumat (11/11/2022).

Mapan adalah aplikasi online. Mapan merupakan layanan yang membantu masyarakat untuk membeli barang-barang dengan mudah melalui sistem arisan.

Acara tersebut dibuka oleh Ketua Dekranasda, Elfriza Zaharman, turut hadir Ketua IPEMI PD Payakumbuh Erilia Bonita Yos, Ketua GOW Bundo Riwayati, Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Betri Yeti, MAPAN Regional Community Manager MAPAN Area Banten, Tangerang, Jakarta, dan Sumatera Susan, organisasi wanita dan pengurus IPEMI lainnya.

Elfriza Zaharman mengajak ibu-ibu pengusaha untuk membangkitkan gairah UMKM, memanfaatkan teknologi digital sehingga UMKM dapat naik kelas. Perempuan di Payakumbuh punya kelebihan dan kemampuan untuk mengeksplore diri.

"Kesempatan tak pernah datang dua kali, ketika datang pergunakanlah, dan kita ibu-ibu bisa pula menambah ekonomi keluarga," kata wanita yang biasa dipanggil Cece itu.

Cece juga mengajak ibu-ibu pengusaha menjadi orang tua bagi anak asuh yang berpotensi stunting di lingkungan masing-masing. Mengingat kondisi ekonomi ekstrem yang terjadi akibat kenaikan harga BBM membuat masyarakat miskin semakin kesulitan memenuhi kebutuhan gizi anak.

"Kami butuh support dari semua lini untuk memerangi ekonomi ekstrem dan stunting. Bantuan dari ibu-ibu pengusaha pun sangat kami sambut dengan senang hati, semoga dibalas pahala berlipat ganda oleh Allah SWT," harapnya.

Cici Kenzi selaku ketua pelaksana mengatakan kegiatan ini berawal dari pemikiran ibu-ibu pengusaha untuk menyongsong perkembangan digitalisasi dan mengembangkan bisnis.

Ketua IPEMI PD Payakumbuh Erilia Bonita Yos mengatakan hadiah dari pandemi Covid-19 adalah digitalisasi, semua serba online, semua pihak harus rela dan mau tak mau harus menuju ke sana.

"Kita sadar, kita mungkin bukanlah anak muda yang cepat melek teknologi dan memanfaatkan dunia digital dengan baik. Tapi kita bisa menjadikan ini sebagai start up, usaha pemula yang biasanya digandrungi anak muda bersama Mapan, adalah aplikasi baru bagi kita, meski di Jawa sudah ada dari 2009," kata Bonita.

Bonita menambahkan, kegiatan ini menargetkan ibu-ibu karena aplikasi ini diperuntukkan bagi komunitas dan organisasi wanita, bisa menambah penghasilan ibu-ibu di rumah, dan pengusaha bisa mendapatkan modal.

Susan selaku Regional Community Manager Mapan Area Banten, Tangerang, Jakarta, dan Sumatera  menerangkan Mapan adalah perusahaan yang memberi akses finansial secara digital sebagai kekuatan bagi komunitas pengusaha. Meningkatkan akses dan martabat masyarakat, termasuk mitra.

"Mapan sudah berdikari sejak 2009, artinya sudah 13 tahun berkiprah, tapi masuk ke Sumatera baru tahun ini, kami senang dapat berkolaborasi bersama Pemda dan IPEMI Payakumbuh," kata Susan.

Dijelaskan Susan, Mapan dapat memberi dampak kepada perekononian mitra, mudah diakses, semua orang punya hak yang sama, yakni kehudupan dan ekonomi yang lebih baik. (AA)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama