Pemko Payakumbuh Targetkan Zero Stunting

 Wali kota serahkan penghargaan


PAYAKUMBUH-Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda meminta para insan kesehatan untuk memanfaatkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2022 sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan serta menurunkan angka stunting dan mengurangi gizi buruk.

“Masalah stunting dan gizi buruk harus menjadi perhatian insan kesehatan. Pemerintah Kota Payakumbuh akan mendukung dengan kebijakan-kebijakan dalam rangka mengurangi stunting,” kata Rida saat diwawancara media usai Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) di halaman kantor wali kota, Senin  (14/11).

Mengingat angka stunting di Kota Payakumbuh saat ini mencapai 472 orang anak. Menurut Rida, pemerintah wajib berupaya menekan hingga tersisa 1 digit saja, kalau bisa tuntas, atau zero stunting.

"Kasus stunting erat kaitannya dengan gizi buruk, sehingga harus ditekan dengan optimal. Kami terus mendorong kinerja pelayanan seluruh tenaga kesehatan di daerah. Baik dokter, perawat, bidan maupun seluruh staf Dinas Kesehatan. Saya meyakini, kinerja pelayanan yang optimal, tidak hanya akan menghasilkan karya yang optimal pula dalam mewujudkan pelayanan kesehatan terbaik," ungkapnya.

Namun, kata Rida, pihaknya juga perlu menargetkan agar kasus stunting baru tidak lagi ditemukan, ataupun tidak naik turun. Untuk itu penanganan lintas sektorpun dilakukan, sebab stunting erat kaitannya dengan upaya pengentasan kemiskinan.

"Apalagi penurunan angka kemiskinan ekstrem dapat beriringan dengan penurunan kasus stunting. Maka kerja bersama dan komitmen yang kuat, menjadi tugas utama dalam upaya menekan stunting dari ratusan menjadi zero," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Wawan Sofianto mengungkapkan, peringatan HKN ini bukan hanya seremoni, namun menjadi pemicu bagi pemerintah untuk mengemas program bersama dengan lintas sektor terkait.

“Saatnya memperkuat dan meningkatkan kolaborasi, baik di dinas kesehatan, antar dinas, antar puskesmas, maupun dengan lintas sektor, bahkan dengan Forkopimda,” katanya.

Dengan tema Bangkit Indonesia ku, Sehat Negeri ku, akan menjadi semangat bagi masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah.

Ia berharap kolaborasi elemen masyarakat bersama pemerintah, dapat meningkatkan derajat kesehatan penduduk.

“Tantangan kita ke depan sangat besar. Masalah-masalah kesehatan akan terus ada. Ini membutuhkan kesadaram masyarakat yang tinggi dalam perilaku hidup sehat, untuk mencegah segala bentuk penyakit,” tambahnya.

Pencanangan HKN di Payakumbuh diawali dengan senam bersama, jalan sehat, penyerahan alat kesehatan, bantuan kepada anak stunting dan ibu hamil, serta berbagai lomba olahraga, pemeriksaan kesehatan massal, pelayanan KB dan edukasi kesehatan di sekolah. (AA)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama