Ustad Abdul Somad Pukau Sivitas Akademika Universitas Andalas

Ustad Abdul Somad terima cenderamata dari Rektor Unand


PADANG-Ustad Abdul Somad pukau sivitas akademika Universitas Andalas. Jajaran pimpinan perguruan tinggi itu, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan hadiri kuliah umum yang diberikan mubaligh itu, Senin (7/11/2022) di Auditorium kampus Limau Manis, Padang.

Kuliah umum itu dibuka Rektor Prof. Yuliandri. Rektor menyebutkan, Universitas Andalas memiliki 33 ribu mahasiswa dengan 1.400 dosen. Universitas Andalas juga telah berstatus PTNBH atau perguruan tinggi negeri badan hukum yang berarti setiap program studi bebas berkreasi dan berinovasi dan menjalin kerja sama dengan pihak lain.

Dikatakan rektor, kuliah umum dengan menghadirkan Ustad Abdul Somad merupakan rangkaian dies natalis ke-66 Uiversitas Andalas. Unand, kata rektor, selama masa pandemi Covid-19 juga telah memberikan kontribusi pada pemerintah dan masyarakat. "Kuliah umum ini dinamai Unand bersyukur," kata Prof. Yuliandri.

Ribuan sivitas akademika memadati ruangan tempat berlangsungnya kuliah umum dan ratusan orang menyaksikan melalui Youtube Universitas Andalas.

Abdul Somad yang merupakan doktor jebolan Maroko itu bicara banyak hal tentang kebangsaan, hidup dalam keberagaman hingga sejarah Islam. Dia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk sukses dan menyelesaikan kuliah secara tepat waktu.

Ribuan warga Unand kuliah umum bersama Ustad Abdul Somad


Menurut Abdul Somad, tampil di Unand merupakan kebanggaan bagi dirinya. Dengan tampil di Unand, membuktikan dia merupakan bagian dari lapisan masyarakat agar Indonesia lebih baik di masa depan.

Dalam kuliah umum itu, di sesi penghujung, Abdul Somad menerima sejumlah lembar kertas yang berisikan pertanyaan. Dari sekian banyak lembaran kertas yang diberikan kepadanya, satu dibawa pulang oleh sang ustad. Sebab, kertas itu berisikan permintaan agar didoakan jadi orang saleh. "Yang satu ini saya bawa pulang, nanti malam saya doakan," katanya.

Kertas lain berisikan curhat dan pertanyaan. Tentang sebuah kisah percintaan yang berbeda keyakinan. Si penanya ingin diberi tahu tentang yang harus dilakukan. 

Abdul Somad juga bercerita tentang bagaimana menyelesaikan studi dengan cepat di perguruan tinggi di luar negeri. Dia menjadi sarjana tak sampai satu setengah setahun. Demikian pula ketika meraih gelar pascasarjana, dia tak sampai kuliah dua tahun. "Adik-adik, cepat selesaikan studi. Jangan terlalu lama membebani orang tua secara ekonomi untuk membiayai kuliah," kata dia.

Dikatakan Abdul Somad, untuk sukses harus bekerja dengan keras dan tekun belajar. Sebab, kesuksesan tak mungkin datang sendiri. Abdul Somad yakin, mahasiswa dan tamatan Universitas Andalas akan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kuliah umum itu dimoderatori oleh Sekretaris Universitas Andalas, Doktor Henmaidi. (ZK)







Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama