Warga Laporkan Sengketa Pilkades, Ini Kata Bupati Asahan

 Bupati Asahan terima perwakilan masyarakat dari dua desa 


ASAHAN-Bupati Asahan H. Surya, BSc menerima perwakilan masyarakat Desa Bagan Asahan (Kecamatan Tanjung Balai) dan masyarakat Desa Sei Lunang (Kecamatan Sei Kepayang Timur).

Masyarakat tersebut sebelumnya melakukan unjuk di halaman kantor bupati terkait dugaan kecurangan pada pilkades di desa mereka yang dilakukan beberapa oknum.

Menurut Andrian Sulin, perwakilan masyarakat Desa Bagan Asahan, saat pemilihan kepala desa, pada salah satu TPS di Desa Bagan Asahan, diduga terjadi kecurangan yang dilakukan oleh oknum tersebut dengan mencoblos dua surat suara cadangan ke salah satu pasangan calon.

"Mencoblos surat suara cadangan itukan salah satu kecurangan pada pilkades dan tidak dapat dibenarkan. Itulah yang menjadi alasan kami melakukan aksi beberapa hari yang lalu. Kami hanya meminta agar dua surat suara yang dicoblos itu dibatalkan atau dilakukan pemilihan ulang", ujar Andrian kepada bupati yang saat itu didampingi wakil bupati, kapolres, sekretaris daerah dan pejabat lainnya di aula Mawar kantor bupati, Jumat (04/11/2022).

Lain halnya dengan tuntutan dari masyarakat Desa Sei Lunang Kecamatan Sei Kepayang Timur yang disampaikan oleh Zailani dan Suwanda. Mereka meminta penjelasan terkait menangnya calon kades di Desa Sei Lunang beberapa waktu silam.

Menanggapi tututan tersebut, Staf Ahli Bupati Asahan Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Edi Sukmana yang juga Ketua Tim Pembantu Penyelesaian Sengketa Pilkades mengatakan, Tim Pembantu Penyelesaian Sengketa Pilkades telah menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada dan kita berlaku netral pada Pilkades yang lalu.

Bupati Surya mengatakan, dia memberikan wewenang penuh kepada Tim Pembantu Penyelesaian Sengketa Pilkades, untuk menyelesaikan sengketa yang mungkin terjadi pada saat Pilkades di Kabupaten Asahan. Tim ini dibentuk sebelum terselenggaranya Pilkades dan bebas dari segala bentuk intervesi .

"Tim Pembantu Penyelesaian Sengketa Pilkades hanya mengumpulkan bukti-bukti dari persengketaan yang terjadi", ujar Bupati.

Bupati mengatakan, jika masyarakat Desa Bagan Asahan dan Desa Sei Lunang tidak merasa puas dengan hasil pilkades yang lalu, dirinya menyarankan membawa permasalahan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan akan menjalankan apapun yang menjadi keputusan PTUN nantinya.

Bupati mengatakan, selaku Kepala Daerah dirinya berharap agar Pilkades yang berlangsung di Kabupaten Asahan dapat berjalan dengan aman dan lancar serta merupakan cerminan dari sebuah proses demokrasi yang berlangsung dengan baik sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Kapolres Asahan AKBP Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH berharap perwakilan yang berhadir ditempat ini dapat menjaga kondusifitas di desa masing-masing, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, maka yang dirugikan adalah diri kita sendiri. Maka dari itu hindari gesekan antar masyarakat sampai keputusan PTUN ditetapkan," harap Kapolres.  

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S. Sos, M. Si kepada perwakilan masyarakat Desa Bagan Asahan dan Sei Lunang yang berharap agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas di Desa masing-masing.(YG)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama