510 Siswa Madrasah se-Kabupaten Sijunjung Wisuda Tahfidz

loading...


MUARO SIJUNJUNG, MJ News - Sebanyak 510 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Sijunjung wisuda Tahfidz (hafal) Al Quran, di gedung Pancasila, Rabu (5/2/2020).

Wisuda Tahfidz ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setdakab Sijunjung, Drs. Syahrial, MM dan pemasangan salempang oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Drs. H. Afrizal, M.Pd kepada wisudawan/wisudawati.

Dari 510 siswa Madrasah yang diwisuda, ada yang hafal Al Quran 1,2 dan 3 juz, ada juga yang 4,5 dan 6 juz. Bahkan ada yang sudah hafal sampai 15 juz. Dari yang sudah hafal Al Quran beberapa juz itu, terpilih tiga penghafal terbaik. Yaitu siswa MI Muhammadiyah; Niswatil Jannatillah, siswa MTs 1 Sijunjung; Elga Rido Fitri dan siswa MAN 2 Sijunjung; Anisa Nurdin.

Atas prestasi itu, ketiga siswa penghafal Al Quran terbaik ini menerima piagam penghargaan dan tabanas yang diserahkan oleh Staf Ahli Syahrial dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, Afrizal.

Di samping memasangkan salempang terhadap wisudawan/wisudawati serta menyerahkan piagam penghargaan dan tabanas kepada siswa penghafal Al Quran terbaik, Kepala Kantor Kemenag, Afrizal juga mengukuhkan komunitas penulis penggiat literasi madrasah se-Kabupaten Sijunjung.

Rangkaian acara yang diawali dengan melantunkan ayat suci Al Quran oleh siswa MTs 1 Sijunjung; Haikal, dihadiri Kabag Kesra; Syamsu. J, pejabat Kantor Kemenag, kepala dan majlis guru madrasah, pimpinan pondok pesantren serta orangtua dari siswa yang diwisuda.

Kepada siswa yang diwisuda, Staf Ahli Syahrial berharap dan berpesan supaya tetap belajar Al Quran, karena wisuda bukan berarti sudah selesai membaca Al Quran, melainkan merupakan langkah awal untuk mendalami isi kandungannya, sekaligus menghayati dan mengamalkannya dalam penghidupan sehari-hari.

Di samping tetap belajar Al Quran, kepada siswa staf ahli juga berpesan supaya momentum wisuda Tahfidz dijadikan landasan untuk menseimbangkan ilmu pengetahuan umum dengan ilmu agama, karena salah satu penyebab lemahnya sumber daya manusia, adalah karena tidak seimbangnya kedua ilmu itu.

Selain terhadap siswa, kepada para orangtua dari siswa yang wisuda Tahfidz khususnya dan masyarakat Kabupaten Sijunjung umumnya, staf ahli juga berharap dan berpesan supaya menanamkan pendidikan agama kepada anak sedini mungkin, supaya mereka tumbuh dan berkembang dengan pondasi agama yang kokoh dan kuat.

“Pondasi agama yang kokoh dan kuat perlu dibangun dalam diri dan jiwa anak kita sejak dini, karena anak dan generasi muda sekarang adalah harapan dan tumpuan, bangsa, negara dan agama yang akan melanjutkan berbagai pembangunan di masa mendatang,” kata Staf Ahli Syahrial.

Kepala Kantor Kemenag, Afrizal, bersyukur ke hadirat Allah SWT serta berterima kasih kepada kepala, majlis guru dan siswa madrasah atas terlaksananya wisuda Tahfidz Al Quran, dengan doa dan harapan tahun depan jumlah siswa yang diwisuda lebih banyak dan jumlah juz Al Quran yang dihafal juga lebih banyak.

Sementara Kasi Pendidikan Madasah Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, Dra. Hj. Helmiati, M.Pd selaku ketua pelaksana mengatakan, dari 510 siswa madrasah yang wisuda Tahfidz, rinciannya adalah siswa MI 24 orang, MTs 429 dan MA 56.

Dari 510 siswa itu, terpilih tiga penghafal terbaik. Yaitu siswa MI Muhammadiyah; Niswatil Jannatillah, siswa MTs 1 Sijunjung; Elga Rido Fitri dan siswa MAN 2 Sijunjung; Anisa Nurdin. (rel)




 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama