Diresmikan Rektor Unand, Mushalla Itu Bernama Puncak Talang








Liputankini.com-Mushalla Puncak Talang, Minggu (14/2/2021) diresmikan. Mushalla itu terletak di alun-alun Gunung Talang, Nagari Aie Batumbuk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Mushalla itu dibangun Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Unand. Peresmian secara virtual dilakukan Rektor Prof. Yuliandri.

Mushalla itu dinamai Puncak Talang. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dipajang di mushalla tersebut. 


Pembina Mapala Unand, Wilson mengemukakan, tak mudah untuk membangun mushalla itu. Sebab, medan menuju lokasi demikian berat. Namun, dalam kenyataannya bisa terwujud. Pembangunan mushalla itu dibantu warga Aie Batumbuk, para pecinta alam, pejuang dan pegiat alam bebas lainnya. "Terima kasih semua pihak yang sudah membantu pembangunan mushalla ini," kata Wilson.



Walinagari Aie Batumbuk, Yuneldi tak mengira akan ada mushalla di puncak Gunung Talang.  "Ini luar biasa," katanya.


Yuneldi mengemukakan, Mapala Unand sangat luar biasa. Dia berharap, ke depan kerjasama yang baik antara Unand dengan Aie Batumbuk perlu dilanjutkan. "Kita butuh bantuan bagi kemajuan pariwisata," kata dia.


Yuneldi mengemukakan, semua material untuk membangum mushalla dibawa dengan jalan kaki. "Masyarakat di sini juga antusias," kata Yuneldi.

Yuneldi menyebutkan, semua pencinta alam wajib menjaga mushalla itu. Membangun tak mudah, menjaga menjadi kewajiban bersama.


Ketika meresmikan mushalla itu, Rektor Yuliandri mengaku terharu dan bangga. "Mapala Unand luar biasa hebat," katanya. 

Yuliandri mengaku terharu karena memang tak mudah untuk membuat mushalla di medan yang berat. "Tak mudah juga membawa material ke lokasi mushalla yang terletak di ketinggian 2.597 meter dari permukaan laut," katanya.


Menurut rektor, peresmian mushalla memiliki makna mendalam. "Terima kasih pada walinagari yang membantu mahasiswa dan pecinta alam. Semoga jadi amal ibadah dan dikenang sepanjang massa," katanya. (ed)


Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama