Tak Bermasker, 442 Warga Terjaring Operasi Yustisi

 Warga disanksi menyapu jalan karena tak menggunakan masker saat berada di tempat umum. (kominfo)



LIPUTANKINI.COM-Sebanyak 442 pelanggar aturan adaptasi kebiasaan baru (AKB), terjaring razia operasi yustisi di wilayah hukum Polres Padang Panjang dalam rangka penerapan protokol kesehatan aman Covid-19 dan penegakan Perda Nomor 06/SB/2020.


“Mereka terdiri dari 118 pejalan kaki, 301 pengendara roda dua dan 23 pengendara roda empat,” sebut Kapolres diwakili KBO Sabhara, Ipda. Kusnadi, Senin (22/3/2021).

Dikatakan Kusnadi, kegiatan difokuskan di jalan kawasan Pasar Pusat dan di depan gedung M. Sjafei. Di lokasi ini masih banyak ditemui masyarakat yang tidak memakai masker.

Kepada para pelanggar, katanya lagi, pihaknya memberi sanksi. “Di antaranya teguran lisan dan diwajibkan untuk membeli masker. Serta sanksi sosial membersihkan fasilitas umum (fasum) dengan memakai rompi pelanggar prokes,” ungkapnya yang dilansir dari laman Facebook Kominfo..

Dalam pelaksanaannya, Polres juga dibantu anggota Koramil, Satpol PP Damkar, BPBD, Dinas Kesehatan dan Dishub.

"Kami informasikan kepada masyarakat mengenai diberlakukannya Perda Provinsi Sumbar Nomor 06/2020 tentang AKB dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Kami imbau agar masyarakat tetap mematuhi perda tersebut," tukasnya. (zainal)






 


Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama