Corona Melonjak di Tanah Pak Lambik

 Petugas semprotkan desinfektan di Tanah Pak Lambik. (kominfo)


PADANG PANJANG-Kelurahan Tanah Pak Lambik (TPL), Padang Panjang Timur melakukan sterilisasi wilayah melalui penyemprotan disinfektan, Minggu (9/5/2021).

Lurah Erosen Adera mengatakan, sterilisasi ini dilakukan untuk menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19. "Khusus Tanah Pak Lambik, dalam dua hari terakhir ada lonjakan kasus. Jadi ini merupakan upaya kita dari kelurahan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, LPM, Karang Taruna, dan warga TPL untuk meminimalisir penyebaran Covid-19," sebutnya yang dikutip dari Kominfo.

Penyemprotan disinfektan ditargetkan di beberapa objek vital, seperti masjid, mushala, sekolah, warung-warung dan perkantoran yang ada di wilayah TPL yang berjumlah 8 RT ini.

Selain sterilisasi wilayah, katanya lagi, TPL juga sudah membentuk Tim Satgas Covid-19, dan menyediakan posko isolasi mandiri “Kelurahan Tageh". Ini dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kesbangpol, Dinas Kesehatan dan Koni Padang Panjang dalam peminjaman peralatan.

"Posko isolasi mandiri ini, untuk menampung tamu yang berasal dari luar kota atau luar provinsi yang datang ke TPL. Digunakan sebagai shelter atau persinggahan sementara, sebelum bertemu dengan keluarganya. Di sana kami sediakan fasilitas inap dan fasilitas cek kesehatan," jelasnya.

Bhabinkamtibmas, Bripka Ade Satria mengatakan, TPL dinyatakan zona merah dikarenakan penambahan kasus Covid-19 di Rumah Tahanan Kelas IIB yang berlokasi di Kelurahan TPL, bukan karena penambahan kasus positif warga TPL.

Namun dengan kondisi tersebut, sebutnya, Bhabinkamtibmas dengan unsur terkait, tetap melakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro dengan melakukan sosialisasi dan teguran, sesuai peraturan dan batas waktu yang ditentukan pemerintah pusat. (*)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama