![]() |
Gubernur Jawa Tengah beri sambutan saat peletakan batu pertama pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara. |
BATANG-Pabrik kaca terbesar di Asia Tenggara dibangun di Batang, Jawa Tengah. Pabrik dibangun investor kaca asal Korea Selatan, KCC Glass.
Pabrik dibangun di kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh CEO KCC Glass Corporation, Nae-Hoan Kim bersama Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Batang Wihaji. Kamis (20/5/2021). Pabrik berdiri di Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/5/2021).
Komandan Kodim 0736/Batang, Yan Eka Putra beserta rombongan Forkopimda ikut dalam peletakan batu pertama itu.
Menteri Investasi BKPM Bahlil Lahadalia mengemukakan, sebelumnya telah dibangun infrastruktur penunjang selama sembilan bulan. “Kami dorong percepatan pembangunan pabriknya, yang nantinya hasil produksi sebesar 85 persen akan diekspor dengan total nilai investasi Rp5 triliun,” jelasnya.
Ke depan, Lanjut dia, akan mendatangkan banyak devisa. Di samping itu, pabrik tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan untuk 1.200 orang.
Lahan yang disiapkan 49 hektare. Sedangkan kapasitas produksinya mencapai 438 ribu ton per tahun. “Bahan baku tetap didatangkan dari dalam negeri dengan berkolaborasi bersama antara pengusaha dan pelaku usaha lokal,” tegasnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pembangunan pabrik kaca terbesar se-Asia Tenggara di Kabupaten Batang ini berkat peran serta dari PTPN 9. “Itu karena didukung pembangunan infrastruktur yang cepat, hanya sembilan bulan,” ungkapnya.
Pembangunan industri akan terus dilakukan, tidak hanya di Kabupaten Batang, namun di seluruh wilayah Jawa Tengah. “Kami akan bekerja sama dengan Korea Selatan di bidang Smart Farming, ada pula teknologi baterai yang bagus untuk kembali berinvestasi di Jawa Tengah,” tegasnya.
Ia menegaskan, saat ini Korea menempati peringkat kedua di Jawa Tengah dalam berinvestasi.
Bupati Batang Wihaji menerangkan, nantinya ada turunan atau pengembangan bisnis setelah dibangunnya pabrik KCC Glass di Kabupaten Batang, yakni membutuhkan tenaga kerja memanfaatkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Harus ada pelibatan pelaku UMKM lokal yang profesional untuk mendukung kesuksesan industri kaca di Kabupaten Batang,” ungkapnya.
Untuk pemenuhan tenaga kerja, akan memanfaatkan peran Batang Career sesuai kebutuhan KCC Glass di tahun kedua. (PENI)
