![]() |
| Wakil bupati serahkan bantuan pada korban banjir. (humas) |
Salah satu yang terdampak,Jorong Kubu Karambia, Nagari Batipuah Baruah Kecamatan Batipuh. Tumpahan air hujan tidak tertampung pada aliran sungai, selokan maupun drainase.
“Pemerintah daerah segera mencarikan solusi agar masyarakat sekitar tidak terkena banjir lagi,” ucap Wakil Bupati Richi Aprian saat meninjau masyarakat dan memberiksn bantuan yang terdampak, Senin (17/05/2021).
Wabup minta dinas terkait melakukan kajian terhadap kondisi yang ada sebagai antisipasi agar tidak terulang kembali. Selain itu, segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui perwakilan di daerah karena terbannya bahu jalan yang berstatus jalan nasional.
Dia berharap peran camat, walinagari dan masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai dan drainase. “Jangan buang sampah ke sungai atau selokan, bisa menyebabkan banjir dan saya minta secara berkala gotong royong membersihkannya,” kata Richi Aprian didampingi Kadis Sosial Yuhardi.
Walijorong Kubu Karambia Yulizar mengatakan banjir terjadi menjelang sahur hari Rabu 12 Mei silam. “Banjir mengakibatkan 13 rumah dan tempat usaha terdampak serta tidak ada korban jiwa,” ucapnya didampingi Camat Batipuh Arianto dan Pj. Walinagari Batipuah Baruah Yulia Wastini yang dikutip dari laman resmi pemerintah kabupaten.
Bambang salah seorang masyarakat yang terdampak mengatakan ketinggian air saat itu hampir mencapai sedada orang dewasa.
“Banjir kali ini paling parah, sebelumnya juga pernah terjadi, tiga bulan terakhir sudah dua kali. Barang dan perabotan di rumah hampir semua terendam air, terpaksa kami berlebaran apa adanya,” ungkapnya lirih.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dengan turun tangan pemerintah daerah mencarikan solusi drainase yang lebih layak. (*)
