Bupati Kendal Bersama Forkopimda Instruksikan Isolasi Terpusat

Bupati Dito kunjungi tempat isolasi terpusat. 


KENDAL
-Sebagai upaya melakukan pengendalian penyebaran Corona, Pemerintah Kebupaten Kendal mengeluarkan kebijakan setiap desa/kelurahan harus memiliki tempat isolasi terpusat. Dengan begitu tidak ada lagi nantinya pemberlakuan isolasi mandiri bagi warga yang terpapar Corona dilakukan di rumah. 

"Yang tadinya isolasi mandiri diperbolehkan, sekarang tak boleh lagi. Setiap desa/kelurahan harus mempersiapkan tempat isoalsi terpusat dan juga logistiknya. Warga yang positif dan negatif harus dipisahkan," kata Bupati Kendal, Dico M. Ganinduto, Senin (28/6/2021).

Kunjunganya tersebut juga untuk memastikan, Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 443.5/1876/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) benar-benar dijalankan. 

Dico mengungkapkan, dengan keluarnya surat edaran, kini semua desa/kelurahan sudah mulai mempersiapkan tempat isolasi terpusat. Bupati juga akan melakukan pengecekan ke lapangan guna memastikan desa/kelurahan  benar-benar menjalankan surat  edaran tersebut. Dengan pengecekan nantinya akan diketahui dan sekaligus memastikan semua warganya yang positif Covid-19 sudah di tempat isolasi terpusat. "Kita punya data dari kabupaten, desa-desa mana saja yang kasus covidnya tinggi. Akan kita kunjungi untuk memastikan tempat isolasi terpusat sudah siap. 

Dico menyatakan, saat ini tempat isolasi khusus penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit sudah penuh, sehingga dengan berbagai kebjikanan yang diatur dalam surat  edaran bupati dapat mecegak agar ke depan tidak lebih banyak lagi yang positif. 

Menurut Dico, dengan penuhnya pasien tempat isolasi khusus penanganan Covid-19 di semua rumah sakit, pemkab meminta kepada semua rumah sakit untuk menambahkan kembali. RSDC Kebupaten Kendal kapasitasnya masih banyak yang kosong, sehingga penangananya akan dilakukan melalui sistem strategi tertintegrasi. Bagi warga terpapar gejala berat akan dimasukan ke rumah sakit. Apabila gejalanya membaik menjadi sedang akan dipindahkan ke RSDC.

"Jika sudah membaik lagi dan masih positif kita akan siapkan isolasi terpusat di Wisma Atlet dan MAN  Kendal. Ini upaya kita agar bisa menekan  kasus Covid-19, dan rumah sakit hanya menangani pasien covid yang berat. Kita sudah rapat dengan semua direktur rumah sakit dan sudah sepakat ini adalah strategi yang akan kita jalankan," tandasnya.

Dico menjelaskan, tempat isolasi terpusat di desa/kelurahan tidak ada fasilitas oksigennya, namun keberadaannya akan intens dilakukan pengawasan dari puskesmas setempat. Bahkan obat-obatannya akan dilakukan pengecekan berkala. Dengan pemantauan itu, jika memang terdapat warganya yang terpapar Corona tidak bisa dilakukan penanganan di isolasi terpusat desa, maka dapat langsung di bawa ke RSCD  atau rumah sakit. (PENI)



Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama